Miliki Fasilitas IPAL, Sentra IKM Batik Kota Mojokerto Menjadi Terlengkap se Indonesia

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peresmian sentra IKM Batik Kota Mojokerto oleh Dirjen IKMA Kemenperin RI
Peresmian sentra IKM Batik Kota Mojokerto oleh Dirjen IKMA Kemenperin RI

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra (MBW) di Jalan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto resmi dilaunching, Rabu (7/2/2024).

Peresmian dilakukan oleh Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin RI, Ir. Reni Yanita, M.Si didampingi Pj Wali Kota Moh. Ali Kuncoro serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur Muhammad Gunawan Saleh

Sentra IKM yang menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Kemenperin senilai Rp 18 miliar tersebut menjadi sentra terlengkap diantara 201 sentra IKM Batik yang tersebar di 11 provinsi se-Indonesia. 

Selain itu, sentra yang dibangun diatas lahan 5300 meter persegi ini bakal dijadikan sebagai pusat pengembangan batik ramah lingkungan yang menggunakan tehnik pewarnaan alam. 

"Kemarin saya meresmikan sentra IKM Batik di Sragen, tapi tidak selengkap ini. Apa yang dibangun di Kota Mojokerto bisa jadi percontohan untuk daerah lain," ujar Reni.

Ia mengatakan, sentra IKM Batik MBW sudah memiliki fasilitas Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) standar nasional yang mampu mengelola air limbah bekas pemorotan malam (bahan batik).

"Ini bisa menjadi solusi bagi ratusan IKM batik Kota Mojokerto yang selama ini kesulitan membuang limbah produksinya," tegasnya.

Reni berharap, dengan adanya sentra IKM Batik ini pengrajin Batik di Kota Mojokerto ini bisa melakukan proses produksi Batik yang sesungguhnya, karena di sini sudah ada proses pencelupan, pewarnaan dan penjemuranya.

"Semoga sentra IKM ini benar-benar menjadi rumah produksi bersama untuk memproduksi batik yg lebih sustainable dan ramah lingkungan. Karena perajin disini sudah bisa memanfaatkan jenis pohon dan dedaunan untuk dijadikan warna alam," tegasnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro mengaku bangga, Kota Mojokerto yang merupakan kota terkecil ke empat se Indonesia justru memiliki sentra IKM batik dengan faailitas terlengkap.

"Tidak semua daerah memiliki sentra IKM, apalagi ini yang terlengkap. Tentunya, sangat membanggakan bagi warga Kota Mojokerto. Semoga ini bisa jadi pengungkit pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto," tegasnya.

Mas PJ Wali Kota juga sangat yakin dengan adanya gedung Sentra IKM Batik ini, nantinya akan menjadi berkah bagi pengrajin batik di kota Mojokerto. Sebab akan mampu meningkatkan omset pendapatan mereka.

“Semoga bisa menjadi sebuah semangat bagi kita, bagaimana perekonomian di Kota Mojokerto khususnya dalam industri batik bisa tumbuh, berkembang, dan bisa bersaing tidak saja secara regional tetapi mampu secara nasional maupun global," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan sertifikat untuk para pelaku IKM di Kota Mojokerto diantaranya sertifikat batik cap, sertifikat halal batik, tanda sah capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri, sertifikat halal Rumah Potong Unggas (RPU), serta penobatan Duta Batik Kota Mojokerto 2024. Dwi

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional serta memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan strategis, Komisaris PT PLN (…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menindaklanjuti keberangkatan jemaah haji di Indonesia, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan mencatat…

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Hamparan pesisir di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, kini tak lagi sepenuhnya laut. Di sejumlah titik, air telah berganti menjadi d…

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…