Heboh! Dituding Sering Overklaim, Kartika Putri Ancam Polisikan dr Richard Lee Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kartika Putri ancam bakal polisikan dr Richard Lee. SP/ JKT
Kartika Putri ancam bakal polisikan dr Richard Lee. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dokter kecantikan sekaligus YouTuber Richard Lee diancam bakal dipolisikan Kartika Putri buntut dituding menggiring opini ke publik perihal penyakit yang dideritanya diklaim sebagai azab dan hal lainnya.

Disatu sisi, sebelumnya juga sempat Kartika Putri sempat mengajak dokter kecantikan itu untuk bertemu dan menyelesaikan masalah yang terjadi. Namun sayang, ajakan tersebut ditolak dan malah dijadikan Instagram Story oleh dr. Richard. 

Atas tindakan sang dokter, perempuan yang akrab disapa Karput itu kecewa berat. Tak hanya itu, Kartika bahkan mengancam akan melaporkan Richard Lee ke polisi apabila tak kunjung berhenti menggiring opini.

"Kalau memang terpaksa aku harus lanjutkan gitu, karena mungkin cara satu-satunya dokter Richard berhenti ya kalau memang laporannya dilanjutkan dan harus masuk (penjara)," terang Karput.

"Dia itu kan selalu overklaim kalau dia menang di perkaranya. Lah kalau seandainya di pengadilan dia menang, harusnya hari ini aku dipenjara," bebernya lagi.

Menanggapi hal itu, Richard Lee justru tidak merasa takut dan tak mempermasalahkannya. Namun, Richard Lee menegaskan bahwa dirinya saat ini berbeda dengan dirinya yang dulu.

"Kalau dia mau ya silahkan aja sih, aku nggak ada masalah tentang itu. Tapi saya yakinkan dokter Richard Lee yang dulu itu sudah tidak ada lagi. Dokter Richard Lee yang sekarang itu berbeda dengan dokter Richard Lee yang dulu," ujar dr Richard Lee, Jumat (08/03/2024).

lebih lanjut, dirinya juga memiliki opsi untuk bisa membawa perseteruannya dengan Kartika ke jalur hukum. Bahkan disebutnya, ia memiliki bukti-bukti yang kuat untuk membawa permasalahan tersebut ke jalur hukum.

"Silahkan saja kalau dia mau, ya saya juga punya opsi itu kok, tenang aja. Mbaknya juga jangan khawatir, saya lebih kuat kok soal opsi itu," ucapnya.

"Boleh silahkan untuk diskusi dengan pengacaranya juga," imbuhnya.

Kendati demikian, Richard Lee saat ini belum berniat untuk menindaklanjuti permasalahannya dengan Kartika. Namun jika Kartika akan melakukan hal itu, Richard Lee mengaku akan menghadapinya juga.

"Tapi saya dalam segala kerendahan hati saya tidak mau mau melakukan itu. Tapi kalau mbaknya memaksa seperti itu, saya juga punya opsi itu kok," tandasnya.

Sementara itu, Richard Lee menuturkan bahwa sebenarnya dirinya tak ada niat untuk memenjarakan hingga membuat hidup Kartika susah. Disisi lain, dirinya juga tak menampik ia saat ini masih merasa kesal lantaran sebelumnya pernah dilaporkan ke polisi oleh Kartika.

"Tidak ada niat memenjarakan dia, nggak ada niat untuk buat dia susah itu nggak ada. Tapi kalau dalam hati saya kesal jujur saya ngomong ada pasti," tuturnya.

Namun, Richard Lee mengaku siap berdamai dengan istri Habib Usman tersebut. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi oleh Kartika Putri jika ingin mencapai kesepakatan damai.

"Kalau dia mau berdamai atau merasa bersalah, silakan minta maaf di depan televisi atau di media sosial, nanti saya dengarkan. Saya akan tanggapi apakah saya memaafkan atau nggak saya ikhlaskan," kata Richard Lee.

Richard Lee menegaskan bahwa ia tidak mau bertemu langsung dengan Kartika Putri. Ia mengaku trauma dengan pengalaman buruk sebelumnya, ketika ia disomasi dan dipenjara oleh Kartika Putri usai pertemuan mereka.

Sebagai informasi, sebelumnya Kartika dan Richard Lee sempat berseteru. Pasalnya, Richard Lee sempat dilaporkan oleh Kartika atas pencemaran nama baik dan ilegal akses. Adapun Richard Lee pada akhirnya dinyatakan tak bersalah atas laporan dari Kartika. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…