Saingi Pabrikan Truk Diesel Jepang

MAB Kembangkan Truk Sampah Listrik yang Hemat Ongkos Operasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampilan truk listrik PT MAB yang dipamerkan di PEVS 2024. Fathan Radityasani/ Kompas.com
Tampilan truk listrik PT MAB yang dipamerkan di PEVS 2024. Fathan Radityasani/ Kompas.com

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - PT Mobil Anak Bangsa (MAB), perusahaan manufaktur kendaraan listrik inisiasi Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, bakal meluncurkan truk sampah bertenaga listrik yang memiliki inovasi solusi ramah lingkungan tersebut berwujud sasis model MGT-NF 8T.

MGT-NF 8T setara dengan spesifikasi truk medium berbahan bakar solar, namun menjanjikan penghematan ongkos operasional jauh lebih murah. Sedangkan untuk prosesnya, truk tersebut akan dirancang khusus oleh teknisi MAB untuk dilengkapi bodi truk sampah lengkap dengan desainnya.

Direktur Teknik PT MAB Bambang Tri Soepandji bercerita, pengembangan truk listrik ini sepenuhnya dilakukan oleh anak bangsa sejak dua tahun belakangan dengan tujuan utama mempercepat adopsi kendaraan listrik sebagai alat transportasi.

"Rasionya mirip dengan kendaraan diesel, sehingga kita sudah pertimbangkan penghematannya kira-kira kalau kecepatan normal 50-60 itu konsumsi baterainya 0,85 kWh/km, jadi nggak sampai 1 kWh," ujar Bambang dalam agenda pemaparan truk tersebut di PEVS 2024, dikutip Minggu (05/05/2024).

Sementara itu, dpengembangan truk ini, pihak PT MAB kerap melakukan studi terhadap truk-truk yang sudah beredar khususnya pabrikan Jepang. Tapi kebanyakan kendaraan niaga tersebut melebihi batas daya angkut seharusnya. 

Sebagai contoh, pada truk medium dikatakan Bambang ambang batas angkutnya ialah 8.000 ton. Namun karena ada beberapa kebutuhan seperti mengangkut tanah maka berat tersebut disesuaikan kembali hingga bisa mencapai 12.000 ton.

"Truk listrik ongkosnya jauh lebih murah, mungkin kira-kira sekitar Rp 1.000/kWh. Tadi saya sampaikan truk ini bisa 0,85 kWh/km, jadi kira-kira Rp 850/km," imbuhnya. Perbandingan tersebut dirinya jajarkan dengan ongkos Solar Dex dengan perkiraan kisaran harga Rp 16.000/km.

Menurut Bambang, saat ini truk listrik yang masuk Indonesia banyak berasal dari China yang memiliki spesifikasi berbeda dengan truk-truk pada umumnya yang beredar, yang notabenenya didominasi produsen Jepang. 

Maka dari itu, MAB mendesain truk ini dengan standar dimensi dan sparepart truk medium produksi jenama asal Jepang demi memudahkan mencari sparepart.

Kelebihan lainnya, pada sistem pengisian daya dari sasis ini didukung port CCS2 sesuai standar yang digunakan SPKLU untuk memudahkan Dinas Kebersihan menggunakan truk ini. Sementara untuk mengisi baterainya sampai penuh, memakan waktu sekitar 3 jam.

“Kami menggunakan port charging jenis CCS2 agar kompatibel dengan fasilitas charging dari PLN dan kebanyakan SPKLU yang ada di Indonesia,” ujar Bambang.

Selain itu, tidak seperti truk kebanyakan yang mengandalkan suspensi per daun, truk MAB ini menggunakan suspensi udara di seluruh rodanya. Sehingga lebih stabil sekaligus nyaman digunakan. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…