Tanah Rp 27,45 Miliar Milik Bos Eks Bank Dharmala Surabaya, Disita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aset harta kekayaan Obligor Bank Dharmala Suyanto Gondokusumo, asal Surabaya, disita negara. Penyitaan aset tersebut berupa satu bidang tanah seluas 1.830 meter persegi dan segala sesuatu di atasnya yang terletak di Jl. Kebon Nanas No. 8, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan (Jaksel).

Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban mengatakan estimasi nilai sebesar Rp 27,45 miliar sesuai NJOP Tanah. Aset tersebut atas nama William Suryanto Gondokusumo selaku anak obligor

Dia menjelaskan penyitaan ini dilakukan dalam rangka penyelesaian hutang kepada negara yang hingga saat ini belum diselesaikan sebesar Rp 822.254.323.305,32, tidak termasuk biaya administrasi pengurusan piutang negara 10%.

"Penyitaan tersebut dilaksanakan sebagai bagian upaya negara mendapatkan kembali dana BLBI yang telah dikucurkan kepada bank pada saat terjadi krisis moneter beberapa waktu lalu," kata Rionald dalam keterangan tertulis, Selasa (4/6/2024)

 

Ditagih Satgas BLBI

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI atau Satgas BLBI memanggil Suyanto Gondokusumo untuk melunasi utangnya senilai Rp 904 miliar.

Suyanto harus membayarkan hak tagih dana BLBI sebesar Rp 904,47 miliar dalam rangka penyelesaian kewajiban pemegang saham (PKPS) Bank Dharmala. Satgas BLBI melakukan berbagai upaya penagihan, termasuk merilis pengumuman di surat kabar pada Selasa (22/9). Isinya meminta Suyanto untuk menghadap Ketua Pokja Penagihan dan Litigasi Tim A Satgas BLBI, Jumat (24/9).

"Dalam hal saudara tidak memenuhi kewajiban penyelesaian hak tagih negara, maka akan dilakukan tindakan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan," tulis Satgas dalam surat pemanggilan tersebut.

Selain mengumumkan di surat kabar, Satgas mengirimkan surat pemanggilan ke alamat tinggal Suyanto di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

 

Alamatnya di Singapura

Sejatinya, dia memiliki dua alamat tinggal, satu lagi berada di Clifton Vale, Singapura.

Melansir Guide Khazanah Arsip Perusahaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada 2017, Bank Dharmala memiliki jaringan dalam negeri sebanyak 39 kantor, 16 kantor cabang, 16 kantor cabang pembantu, 2 kantor kas, dan 4 kas mobil.

Baru pada 13 Maret 1999, PT Bank Dharmala ditutup. Saat itu Dewan Komisaris terdiri dari Suyanto Gondokusumo, Tjan Soen Eng, Hartawan Sunosubroto, dan Slamet Santoso Gondokusumo. Sementara direksinya terdiri dari Suhanda Wiraatmaja, Jenny Wirdjadinata, Harjono Darto To, Erly Syahada, Kinardi Rusli.

Ketikta itu, PT Bank Dharmala Nugraha yang berdiri pada 9 Januari 1989 beralamat di Wisma Bank Dharmala, Jalan Jendral Sudirman. Kemudian, pada 2 Desember 1994, perusahaan berganti nama menjadi PT Bank Dharmala. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi BI No. 26/17/KEP/DIR tertanggal 22 Mei 1993, PT Bank Dharmala selanjutnya berubah status menjadi Bank Devisa.

 

Dirikan Dharmala Grup Surabaya

Dalam buku Prominent Indonesian Chinese: Biographical Sketches (4th edition) karya Leo Suryadinata diketahui bahwa Suyanto yang memiliki nama China Wu Duanxian. Dia anak tertua dari Suhargo Gondokusumo. Suhargo merupakan pria kelahiran Fujian, Cina, yang merantau ke Indonesia pada 1947.

Akhir 1950, Suhargo mendirikan Dharmala Grup di Surabaya. Semula, fokus bisnis perusahaan berada di sektor perdagangan hasil pertanian, salah satunya dengan mengekspor kopi. Bisnis berkembang, Dharmala Grup pun melebarkan sayapnya ke bisnis lainnya pada 1970.

Dibantu putra sulungnya, Suyanto Gondokusumo, yang kembali dari studi di Amerika Serikat, bisnis Dharmala Grup menjalar ke sektor lain. Beberapa bidang yang digeluti yakni real estate seperti Wisma Dharmala, PT Taman Harapan Indah, dan lainnya. Ada juga di sektor keuangan dengan mendirikan PT Bank Pasar Warga Nugraha. Lalu di sektor bisnis impor dan distribusi seperti PT Mekasindo Dharma International dan PT Kayu Eka Ria. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…