Satu-satunya di Madura, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tambah Poli Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
dr. Hj. Erliyati, M.Kes, saat berada diruang kerjanya (ft. Ainur Rahman/ SP)
dr. Hj. Erliyati, M.Kes, saat berada diruang kerjanya (ft. Ainur Rahman/ SP)

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Kab. Sumenep, dr. Hj. Erliyati M. Kes, mengaku terus melakukan inovatif dalam memberikan Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Moh. Anwar Sumenep.

Hal yang dilakukan salah satunya, dengan menambah layanan poli baru, yakni poli nyeri, kata dia, Keberadaan Poli nyeri yang baru dibuka diawal tahun 2024 itu hanya diperuntukkan bagi pasien yang memiliki gangguan dari berbagai penyakit nyeri. Katanya

Menurutnya, Poli nyeri itu menjadi pelayanan prima, kerena memang baru pertama yang ada, jadi boleh dibilang satu-satunya di Madura. Tegasnya.

" Penambahan poli baru, itu adalah langkah inovatif bagi pelayanan terhadap pasien yang mengalami gangguan penyakit nyeri, tentu dalam hal ini, keberadaan poli nyeri itu baru ada di RSUD Kab. Sumenep, dan satu-satunya di Madura"

Menurutnya, penambahan poli itu disesuaikan dengan keluhan yang banyak dialami oleh pasien, sehingga di perlukan adanya poli nyeri, tentu di dukung dengan adanya berbagai alat atau teknologi canggih yang akan dimanfaatkan, untuk diperbantukan dalam sebuah pelayanan terhadap pasien. Jelasnya

Kata dia, beberapa alat yang sudah dipersiapkan oleh pihak Rumah sakit, mulai dari radiofrequency ablation atau yang terkenal dengan sebutan RFA, kemudian ultrasonografi atau USG dan lain-lain.

Selain itu, ia juga menjelaskan, mengenai Jadwal operasional poli nyeri lebih banyak kepada perjanjian, atau bisa mendaftar langsung di resepsionis. Hanya, belum bisa di-cover oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Ungkapnya

Kedepannya kata dia, pihaknya berharap, poli nyeri mampu memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat. Sebab, akses pelayanan kesehatan harus diberikan dengan maksimal untuk menjamin kehidupan yang sehat di masyarakat.

Jadi sambungnya, Demi terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pihaknya bakal menambah dokter spesialis Kanker, Jantung, Stroke, dan Uro-Nefrologi (KJSU).

" Memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat adalah hal yang wajib bagi saya, jadi langkah inovatif itu adalah meningkatkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sumenep, baik dari sisi penambahan fasilitas maupun dokter spesialis".

Jadi, Tahun ini, saya akan kembali menambah dokter spesialis untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, utamanya dokter spesialis Kanker, Jantung, Stroke, dan Uro Nefrologi (KJSU), urainya.

Dikatakan, bahwa untuk mengisi dokter spesialis bidang KJSU tidak mudah. Selain memang sulit mencarinya juga terkadang kendala anggaran yang banyak, salain memang mahal secara letak geografis juga berpengaruh, lagi pula agak sulit mencari dokter spesialis asal dari Madura apalagi Sumenep," ungkapnya.

Diakui, mencari Dokter Spisialis KJSU itu berbeda dengan dokter umum, kalai Dokter umum kapanpun butuh gampang untuk mencarinya, tapi kalau dokter spesialis KJSU ini memang tidak mudah.

Kendati demikian,pihaknya akan terus berupaya untuk melengkapi dokter spesialis KJSU di tahun ini, minimal satu poli khusus di bidang KJSU termasuk akan menambah satu dokter spesialis lagi.

" Jadi, Alhamdulillah untuk tahun ini, kami mendapatkan tambahan anggaran dari DBHCHT sebesar Rp. 1 Miliar. Anggaran ini akan kami pergunakan untuk penambahan dokter spesialis, utamanya KJSU," pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…