Belasan Siswa di Blitar Keracunan Massal Jajanan Keliling

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dan tim Dinkes Puskesmas Kecamatan Srengat lakukan ricek di SDN Bagelenan 02 Srengat.
Petugas dan tim Dinkes Puskesmas Kecamatan Srengat lakukan ricek di SDN Bagelenan 02 Srengat.

i

SURABAYAPAGI, Blitar- Belasan murid murid di salah satu SD di wilayah Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, tadi pagi (Sabtu 19 Oktober 2024) sekitar pukul 08.00, mengejutkan di lingkunagan sekolahnya, karena keracunan, hal itu langsung Kepala sekolahnya melaporkan ke Polsek Srengat, sementara para guru gurunya membawa belasan siswa di rujuk ke RSUD Srengat guna pertolongan awal,

Menurut informasi, saat murid murid bermain di halaman sekolah, ada yang jajan di penjaja jajanan keliling di sekolah, di antaranya jajanan jenis Jelly, namun setelah belasan anak anak tersebut makan kue Jelly, perutnya merasa sakit mual dan muntah, oleh pihak sekolah langsung membawa ke 15 anak anak tersebut ke RSUD Srengat guna perawatan dini.

Hal itu menurut Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo Pambudi SH S.IK MT, menerangkan pada Wartawan bahwa benar adanya pelajar di SDN Bagelanan 02 Kec.Srengat Kab Blitar di duga keracunan Kue (jajanan) jenis Jelly yang di beli pada salah satu penjaja kue Jelly,

"Ketika kejadian ada 15 anak yang di duga keracunan Kue yang di beli dari penjual Keliling, untuk jenis kuenya Jelly, setelah makan jajan Jelly, murid murid tersebut rasa sakit perut, mual dan muntah, oleh pihak sekolah langsung membawa ke 15 anak anak itu ke RSUD Srengat, untuk perawatan guna antisipasi hal hal yang terburuk, untuk keluhan anak anak perutnya sakit, mual dan muntah, setelah dalam perawatan, sudah ada yang sembuh, ada beberapa siswa ikut pelajaran, ada juga yang pulang ke rumahnya bersama orang tuanya, untuk saat ini masih ada 1 murid yang masih dalam perawatan di RSUD, Srengat, walau kondisi sudah sedikit membaik, tapi masih dalam kondisi di infus, kini masih dalam penyelidikan, yang di tangani Unit Reskrim Polsek Srengat bersama Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, sementara penjual jajanan keliling dalam pemeriksaan." Ungkap orang nomer satu di Polres Blitar Kota ini pada wartawan.

Guna penyelidikan lebih lanjut AKBP Danang menyatakan bahwa sisa makanan akan di lakukan pemeriksaan secara Laboratoris, sekaligus ungkap asal usul jajanan Jelly tersebut.Les

 

Tag :

Berita Terbaru

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga pukul 21.00 wib semalam, kota Jakarta aman. Polda Metro Jaya mengungkap adanya sejumlah kelompok yang terafiliasi anarko yang diduga…

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Rapat digelar ketika massa Demo 27 Agustus menyampaikan aspirasi di depan kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Namun, agenda tersebut masih…

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penambahan unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi G…