Dikeramatkan Mistis, Pohon Pule Berusia Ratusan Tahun di Ponorogo Ambruk Timpa Rumah Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pohon pule raksasa di Dusun Nguncup, Bekiring, Pulung, Ponorogo, ambruk timpa rumah warga. SP/ PNG
Pohon pule raksasa di Dusun Nguncup, Bekiring, Pulung, Ponorogo, ambruk timpa rumah warga. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini pohon pule yang biasanya dikeramatkan warga sebagai pohon mistis, ambruk menimpa rumah warga di Dusun Nguncup, Bekiring, Pulung, Ponorogo. Robohnya pohon keramat raksasa tersebut dikarenakan dimakan usia dan sudah lapuk.

"Sebelumnya tidak hujan, roboh karena kondisi pohon sudah lapuk," terang Rusik, pemilik rumah yang ambruk tertimpa pohon pule, Selasa (15/04/2025).

Meski sudah menyadari kondisi pohon yang telah berusia ratusan tahun itu mengkhawatirkan, warga sekitar enggan menebangnya karena pohon itu dianggap keramat dan dahulu dijadikan sebagai tempat punden. Tempat meletakkan sesaji oleh warga setempat.

"Takut, orang-orang sini, dulunya dibuat punden (pohon pule)," tambah Rusik.

Sementara itu, Rusik menambahkan bagian rumah yang terdampak cukup parah meliputi garasi, dua kamar tidur, dan dapur. Selain itu, sejumlah perabot rumah tangga serta dua unit sepeda motor dan beberapa peralatan elektronik rusak tertimpa batang pohon yang berukuran sangat besar.

"Pohonnya berdiameter lebih dari 6 meter dan ketinggian lebih dari 40 meter," ujar Rusik.

Saat kejadian, istri Rusik, Layem, tengah berada di dalam rumah bersama cucunya. Ia mengaku sangat terkejut ketika mendengar suara keras disertai genting pecah dan potongan kayu beterbangan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kini, proses pembersihan batang pohon masih dilakukan secara bergotong royong oleh warga dibantu aparat desa. Pemerintah desa juga telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, termasuk bantuan perbaikan rumah. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…