Antisipasi Truk ODOL, Dishub Ponorogo Bakal Pasang Portal Pembatas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Dishub saat memeriksa dump truk pengangkut pasir yang melintas di salah satu ruas jalan antar kecamatan di Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG
Petugas Dishub saat memeriksa dump truk pengangkut pasir yang melintas di salah satu ruas jalan antar kecamatan di Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka mengantisipasi kerusakan di ruas jalan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Dinas Perhubungan (Dishub) dipastikan bakal memasang portal pembatas yang kerap dilalui truk-truk ODOL (over dimension over loading). 

 "Langkah ini dilakukan untuk membatasi lalu lintas kendaraan bermuatan dan berukuran melebihi ketentuan yang dinilai merusak infrastruktur jalan," ujar Kepala Dishub Ponorogo Wahyudi, Rabu (08/10/2025).

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengungkap, sebanyak dua titik dipilih sebagai lokasi uji coba pemasangan portal, yakni di jalur Ponorogo–Ngebel dan wilayah Sampung. 

Rencana tersebut juga telah mendapatkan persetujuan dari Bupati Ponorogo. Sedangkan pemilihan dua lokasi itu mempertimbangkan frekuensi lalu lintas truk tambang yang cukup tinggi di kawasan tersebut. Namun, titik pasti pemasangan portal masih akan dibahas bersama instansi terkait.

"Sudah disetujui Bupati. Tinggal menunggu pelaksanaan, paling lambat minggu depan. Yang jelas di dua wilayah itu karena sering dilalui truk tambang. Untuk titik pastinya masih dirapatkan," kata Wahyudi.

Lebih lanjut, Wahyudi menjelaskan, portal yang akan dipasang memiliki tinggi sekitar 3,5 meter agar kendaraan non-ODOL tetap dapat melintas. Penentuan ukuran tersebut juga mengikuti ketentuan teknis yang berlaku untuk jalan kabupaten.

"Kalau di jalan kabupaten ada aturannya sendiri, jadi kita sesuaikan ketinggiannya. Kemungkinan lebih dari 3,5 meter," tutur dia.

Adanya penerapan aturan tersebut berawal dari keluhan masyarakat terhadap aktivitas truk tambang di kawasan Ponorogo–Ngebel dan Sampung. Tidak hanya soal kelebihan muatan. 

Warga juga menyoroti dampak lain seperti kerusakan jalan, debu pekat, dan perilaku ugal-ugalan sebagian sopir. Sehingga, mereka meminta pemerintah daerah bertindak tegas karena jalur tersebut kerap mengalami kerusakan akibat aktivitas truk bermuatan berat. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Merespon hasil survey lembaga penelitian tentang kenaikan elektabilitas Partai Gerindra, Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra …

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Senam jurus Kampung Pesilat tak sekadar menjadi aktivitas olahraga bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun mul…

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pesatnya investasi dan industrialisasi di Kabupaten Gresik menghadirkan tantangan baru mampukah pendidikan lokal menyiapkan tenaga k…

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi banjir Sidoarjo yang kerap terjadi di wilayah…

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Polres Madiun Kota belum memberikan penjelasan terkait persoalan meter air di Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. Hingga Selasa (…

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memberikan Bantuan Biaya Perkuliahan/Pendidikan bagi warga Surabaya. Tahun ini, sebanyak…