Sidang Perdana Kasus Bom Molotov DPRD Madiun, Jaksa Bacakan Dua Dakwaan untuk Vical

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun menggelar sidang perdana perkara dugaan pelemparan bom molotov di Gedung DPRD Kota Madiun, Selasa (11/11/2025).  SP/ MAN
Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun menggelar sidang perdana perkara dugaan pelemparan bom molotov di Gedung DPRD Kota Madiun, Selasa (11/11/2025).  SP/ MAN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun menggelar sidang perdana perkara dugaan pelemparan bom molotov di Gedung DPRD Kota Madiun, Selasa (11/11/2025). Terdakwa Vical Putra Ardiyansyah Turner alias Londo duduk di kursi pesakitan dengan dua pasal berat yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni Pasal 187 ayat (1) dan (2) KUHP tentang perbuatan yang dapat menimbulkan kebakaran dan membahayakan nyawa maupun harta benda.

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Rahmi Dwi Astuti itu berlangsung singkat, sekitar 30 menit. Agenda tunggalnya: pembacaan surat dakwaan. Dalam dakwaan disebutkan, Vical diduga melempar bom molotov ke arah petugas kepolisian yang berjaga di depan Gedung DPRD Kota Madiun saat aksi unjuk rasa, 30 Agustus 2025. 

Bom rakitan dari botol kaca berisi bahan bakar dengan kain sebagai sumbu itu sempat menyulut api di depan mobil dinas Dalmas Isuzu Panther milik Polres Madiun Kota, namun berhasil segera dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kuasa hukum terdakwa, Indra Priangkasa, menyatakan pihaknya tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa. “Kami akan membuktikan dalam persidangan selanjutnya,” tegas Indra seusai sidang, Kamis (13/11/2025).

Ia menambahkan, pembelaan akan disampaikan pada tahap pemeriksaan saksi. Majelis hakim kemudian menetapkan sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari JPU digelar Selasa (18/11/2025) mendatang.

Terdakwa Vical, yang telah ditahan sejak 5 September 2025, mengikuti jalannya persidangan dengan pengawalan ketat dan didampingi penasihat hukum. Saat ini ia masih mendekam di Lapas Kelas IIB Kota Madiun.

Kasus ini bermula dari aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Madiun pada akhir Agustus lalu. Dalam aksi itu, satu bom molotov dilempar ke arah aparat kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menetapkan Vical sebagai tersangka dan menahannya. man

Berita Terbaru

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kompetisi basket antarperguruan tinggi bertajuk Campus League Regional Surabaya resmi bergulir pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Uni…

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

SurabayaPagi, Surakarta - 16 April 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post…

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

SurabayaPagi, Malang – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan …

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan.  Masyarakat cukup …

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…