SURABAYAPAGI.com, Madiun – Setelah lebih dari sepekan dinyatakan hilang, Renanda Maharani Karisma Wardhana (20), warga Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
Gadis muda itu ditemukan di wilayah Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, berkat kerja cepat aparat kepolisian, dukungan masyarakat, dan pemanfaatan media sosial.
Informasi keberadaan Renanda pertama kali diterima oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tawangrejo, Aipda Agus Widodo, yang mendapat laporan dari tokoh masyarakat setempat, Andri Cahyono, pada Rabu malam (12/11/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.
Setelah dilakukan verifikasi lewat sambungan telepon serta pengecekan foto dan video, dipastikan bahwa Renanda dalam kondisi baik dan berada di Semarang.
Kapolsek Kartoharjo Kompol Mujo Prajoko, membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan keluarga dan unsur tiga pilar untuk memastikan kondisi korban.
“Langkah awal kami memastikan keberadaan korban, berkoordinasi dengan keluarga, serta melaporkan perkembangan kepada pimpinan,” ujarnya.
Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto mengapresiasi respon cepat jajaran Polsek Kartoharjo dan keterlibatan masyarakat dalam proses pencarian. “Kasus ini menunjukkan pentingnya sinergi antara kepolisian, warga, dan media sosial dalam menyebarkan informasi secara cepat dan akurat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah sigap hingga Renanda ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar AKBP Wiwin.
Sebelumnya, Renanda dilaporkan hilang sejak Sabtu, 4 November 2025, setelah berpamitan kepada keluarganya untuk mengikuti pengajian namun tak kunjung pulang. Polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.
“Setelah kami kumpulkan berbagai keterangan, anggota Bhabinkamtibmas mendapat informasi tentang keberadaan korban di Semarang. Kami kemudian menurunkan tim, termasuk Polwan untuk pendampingan, dan melakukan penjemputan ke lokasi,” terang Kompol Mujo.
Terkait alasan kepergian Renanda, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman. “Kami terus berkomunikasi dengan orang tuanya. Dugaan sementara, ada kendala komunikasi dalam keluarga. Namun kami pastikan tidak ada indikasi penculikan. Anak tersebut pergi tanpa izin,” tegasnya.
Polisi juga masih menelusuri bagaimana Renanda bisa sampai ke Semarang, mengingat saat meninggalkan rumah ia hanya membawa sepeda listrik. “Kami akan mendalami perjalanan korban dan berkoordinasi dengan psikolog untuk memberikan pendampingan lebih lanjut,” tambahnya.
Sementara itu, Linda Purwati, ibu Renanda, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas upaya aparat kepolisian. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Madiun Kota, Polsek Kartoharjo, dan semua pihak yang membantu menemukan putri kami. Alhamdulillah, kondisinya sehat,” ucapnya haru. man
Editor : Desy Ayu