2 Pasien Covid-19 Varian Baru Berhasil Disembuhkan

Pasien varian baru covid-19 dinyatakan sembuh pasca dirawat selama 14 hari di RSLI. SP/SAMMY MANTOLAS

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dua pasien covid-19 varian baru yang berasal dari pekerja migran Indonesia (PMI) dinyatakan sembuh usai mengalami perawatan selama lebih dari 14 hari.

Kedua pasien ini diperbolehkan oleh dokter untuk pulang setelah melakukan perawatan dan tes swab PCR selama dua kali di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya.

Penanggung Jawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV menjelaskan, kedua PMI tersebut masuk ke RSLI pada 7 Mei 2021. Satu orang PMI berasal dari Jember terjangkit B.117 atau strain Inggris, dan satu orang lainnya dari Sampang terdeteksi B.1351 atau strain Afrika Selatan.

"Pasien yang terkena B.117 tanpa gejala dan tanpa komorbid, dinyatakan sembuh oleh dokter dan tanggal 20 Mei telah dipulangkan. Sementara pasien yang B.1351 juga dinyatakan sembuh setelah 18 hari perawatan dan dipulangkan pada 24 Mei 2021," kata dr. Nalendra, Rabu (26/05/2021).

Secara perawatan kata Nalendra, penanganan pasien varian baru hampir sama dengan pasien covid-19 pada umumnya. Obat-obatan dan terapinya pun sama.

"Penanganan hampir sama. Yang membedakan hanya lokasinya. Ada tempat khusus untuk pasien varian baru. Kita lakukan ini agar tidak menulari pasien lain," ucapnya.

Berdasarkan kejadian ini, ia tegaskan agar masyarakat tidak khawatir dengan virus covid-19 varian baru. Karena virus varian baru pun bisa disembuhkan dengan perawatan yang holistik.

"Bahwa varian baru bisa disembuh, kita bisa beradaptasi dengan virus.  Kunci pada protokol kesehatan dan daya tahan tubuh (imun) pasien," tegasnya.

Hingga saat ini total PMI yang masuk ke Surabaya sebanyak 10.338 pekerja dari total 14 ribu pekerja. Dari jumlah yang masuk tersebut, hingga Selasa (25/05/2021) kemarin telah ada sekitar 91 pasien yang terkonfirmasi positif covid-19.

"Laki sebanyak 52 dan perempuan 39. Yang dinyatakan sembuh dan pulang ada 57 pasien. Sementara 34 orang masih dirawat," akunya.sem