21 Orang Terpapar Covid-19, Masjid di Malang Ditutup 2 Pekan

Petugas saat menyemprotkan desinfektan di rumah warga.

 

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Puluhan orang  di komplek Perum Bukit Hijau dan Permata Hijau, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang di tes swab PCR pasca ditemukannya 21 orang terkonfirmasi positiv covid-19, Senin (17/5).

Puluhan orang yang di swab PCR masuk kategori kontak erat dengan pasien positif.

"Yang menjalani swab adalah mereka yang memiliki kontak erat. Ada sekitar 30 sampai 40 orang, hari ini menjalani swab," ujar Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif.

Pasca ditemukannya 21 orang terpapar covid-19, Wali Kota Malang, Sutiaji langsung memerintahkan Dinas Kesehatan setempat untuk melakukan tracing dan testing. Tak sampai disitu, aktivitas di Masjid Al Waqar yang diduga menjadi titik sebaran virus langsung ditutup selama 14 hari ke depan.

"Aktivitas tempat ibadah (Masjid) kita tutup sampai 14 hari kedepan untuk sterilisasi. Kami harap warga bisa memaklumi dan menjalankan aktivitas ibadah di rumah masing-masing," tegas Sutiaji.

Proses testing sekaligus tracking digelar Pemkot Malang di balai RW 09 Kelurahan Tlogomas hari ini. Setidaknya, 43 warga mengikuti swab antigen, mereka diketahui memiliki kontak erat dengan belasan warga yang terpapar virus corona.

"Saat ini ada 43 warga menjalani tes swab. Jumlah ini bisa bertambah, target kami 60 warga. Hasil sementara ada tiga warga positif, jadi totalnya 21 orang dari 18 warga dinyatakan positif," beber Sutiaji.

Sutaji menambahkan, ada 3 keluarga yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Lalu yang lainnya menjalani isolasi di RS lapangan, kemudin di RSU dr Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang dan RS Hermina.

"Saat ini tinggal tiga keluarga. Masing-masing keluarga ada dua orang yang harus menjalani isolasi mandiri di rumah. Tinggal nanti mereka atur makan minumnya dan lain sebagainya saat menjalani isolasi mandiri di rumah," jelasnya.