Bupati Pasuruan: IDI Harus Adaptif Terhadap Perkembangan Jaman

Bupati Irsyad Yusuf saat seminar bersama IDI

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Sebagai organisasi profesi dokter yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sudah sepatutnya selalu adaptif terhadap perkembangan jaman. Diantaranya dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat.

Dengan demikian, kata Bupati Irsyad Yusuf, IDI berperan aktif dalam membangun kesehatan di Kabupaten Pasuruan. Tidak hanya dilakukan dengan cara mengedukasi masyarakat dan upaya promotif preventif saja. Melainkan juga turut mensukseskan program prioritas pemerintah di bidang kesehatan melalui inovasi-inovasi yang diciptakan.

“Tantangan di hadapan kita, mau tidak mau harus dihadapi. Maka saya berharap IDI bisa bekerjasama dan kami siap mendukung. Karena IDI juga bagian ormas, organisasi profesi yang sama-sama punya hak untuk bisa didukung oleh pemerintah untuk merealisasikannya,” tandas Bupati.

Disampaikan dalam agenda Pelantikan Pengurus IDI Cabang Kabupaten Pasuruan Periode 2022-2025 yang dilaksanakan hari ini, Sabtu (3/9/2022), Bupati menyatakan bahwa IDI sangat berperan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Tanggap terhadap perkembangan jaman dan dinamika yang terjadi dalam dunia pelayanan kesehatan, sudah pasti. Ditambah lagi dengan lebih peka terhadap segala problematika yang dihadapi oleh para anggotanya maupun permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat.

“Sudah menjadi kewajiban bagi Pemerintah Daerah untuk bersinergi dengan yang stakeholder di bidang kesehatan seperti IDI. Kami sangat terbuka dengan saran dan masukan ke depannya. Sehingga kebijakan kesehatan masyarakat bisa tepat sasaran dan efektif serta bermanfaat,” ujarnya dalam acara yang juga dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Tri Krisni Astuti.

Oleh karenanya, Bupati mengisyaratkan kepada Ketua IDI terlantik, dr A. Arif Junaedi agar senantiasa meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) anggotanya. Sebagai modal utama bagi seluruh dokter agar semakin profesional dan lebih produktif dalam melahirkan beragam inovasi di bidang kesehatan masyarakat.

“Saya ucapkan selamat kepada segenap pengurus IDI Cabang Kabupaten Pasuruan Periode 2022-2025 yang baru saja dilantik. Semoga diberikan kemudahan dalam melaksanakan tugas. Selamat bekerja mengemban amanah organisasi, berkiprah dan berkarya untuk Kabupaten Pasuruan,” ungkap Bupati dalam kegiatan yang digelar di The Pavilion, Taman Dayu, Kecamatan Pandaan tersebut.

Sebaliknya, Kepala Daerah juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh pengurus IDI periode sebelumnya. Terutama dalam kontribusinya terhadap penanganan pandemi selama dua tahun terakhir.

“Maturnuwun untuk dr Jarwo, Ketua IDI periode sebelumnya. Saya merasa bangga atas upaya dan kerja keras IDI sebagai stakeholder kesehatan Pemkab Pasuruan. Berkat kerjasama yang baik, secara bertahap Kabupaten Pasuruan mampu menangani Covid-19,” pungkasnya dengan bersemangat.

Dalam acara yang diawali dengan seminar ilmiah di bidang kedokteran yang dilanjutkan dengan diskusi bersama Bupati Pasuruan tersebut dihadiri oleh Ketua IDI Jawa Timur, dr Sutrisno. Didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah; Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina dan Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari. Berikut Direktur RS Swasta di wilayah Kabupaten Pasuruan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan dan Ketua Organisasi Profesi (Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI). ris