Curi Motor Teman, Ketahuan Setelah Update Status Facebook

Persidangan tersangka Rendi kasus pencurian sepeda motor. SP/BUDI

SURABAYAPAGI, Surabaya - Rendi Putra Dermawan kebingungan menyembunyikan sepeda motor Yamaha Mio Nopol L 54045 TK yang dicurinya. Dia lalu menulis status di Facebook. Dari status Facebook ini aksi pencurian terungkap. Erik Setiawan, pemilik sepeda motor yang juga kolega Rendi melihat status itu."Saya lihat dari status Facebook, dia bingung menyembunyikan sepeda motor. Dari tulisan dia di Facebook tahunya dia yang ngambil motor saya," ujar Erik saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (1/7/2020).


Erik bergegas mendatangi rumah Rendi di Jalan Kalianak. Saat ditemui, Rendi mengakui sudah mencurinya. Namun, sepeda motornya sudah tidak ada. Rendi sudah menjualnya kepada koleganya, Yoyok yang kini masih buron Rp 500 ribu. Polisi kemudian menangkap Rendi."Motornya sudah tidak ada. Sudah dijual sama dia," katanya.

Jaksa penuntut umum (JPU) Diah Ratri Hapsari menyatakan, Rendi mencuri sepeda motor koleganya pada 18 Maret dinihari. Terdakwa membawa kabur sepeda motor itu setelah menggandakannya kuncinya terlebih dahulu. "Terdakwa mengambil sepeda motor dengan kunci yang sudah digandakan sebelumnya," ujar Diah.

Erik mengatakan, Rendi pernah meminjam sepeda motornya tiga hari sebelumnya. Saat meminjam, terdakwa sudah merencanakan akan mencuri. Dia menggandakan kunci sepeda motor tersebut. "Sebelumnya sepeda motor saya pernah dipinjam," kata Erik.

Rendi mengaku terpaksa mencuri sepeda motor milik temannya karena terdesak kebutuhan ekonomi. Uang hasil penjualan sepeda motor curian sudah habis digunakan residivis kasus narkoba ini untuk biaya hidup sehari-hari."Saya buat beli susu anak sisa Rp 90 ribu. Saya menyesal," ucap Rendi.Nbd