Disperdagin Siapkan IKM Kota Kediri Tembus Pasar Global

Disperdagin Kota Kediri menggelar acara sosialisasi kepada para pelaku IKM Kota Kediri

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Jawab tantangan zaman, Disperdagin kerahkan para pelaku IKM di Kota Kediri untuk menembus pasar global guna memasarkan produk-produk unggulan mereka. 

Tanto Wijohari, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri mengatakan bahwa sudah saatnya bagi pelaku IKM di Kota Kediri untuk mengekspansi produk mereka hingga ke luar negeri. 

“Kita harus sebisa mungkin menjemput peluang, pandai-pandai melihat kemungkinan sehingga produk yang kita miliki dapat semakin dikenal hingga kemanapun,” ungkapnya, Rabu (27/10/2021).

Upaya tersebut juga sudah dilakukan salah satu seperti menggelar acara, Senin (25/10) kemarin di ruang Kilisuci Hotel Grand Surya. Dalam acara itu Disperdagin Kota Kediri menggelar sosialisasi bertajuk 'for export'.

Atas dasar inilah yang membuat pihaknya sengaja mendatangkan narasumber berkompeten di bidang ekspor barang. “Kami sengaja hadirkan narasumber dari export center Surabaya untuk memberikan kita wawasan bagaimana prosedur pelaksanaan ekspor barang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Tanto mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai langkah untuk memberi stimulasi dan memulihkan aktivitas ekonomi yang sempat terpuruk akibat pandemic Covid-19. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa melalui kegiatan ini para pelaku IKM dapat mengambil ilmu sebanyak mungkin, sebagai bekal mereka untuk melakukan ekspor.

“Memberikan pencerahan, peningkatan pengetahuan, serta wawasan dalam prosedur ekspor, impor dan fasilitas kemudahan dalam memajukan usaha dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi para pelaku bisnis ekspor,”ucap Tanto.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini membawa misi untuk meningkatkan kemampuan pengusaha ekspor dan impor dalam penyusunan dokumen pendukung. “Targetnya peningkatan omzet atau pendapatan dapat naik secara signifikan serta dapat menjual produk yang dihasilkan secara partai besar dan bahkan dalam kuantitas yang tidak terbatas di pasar global,” pungkasnya.

Sementara itu, Ardi, Tenaga Teknis Bidang Standardisasi produk, export center Surabaya saat didaulat menjadi narasumber mengatakan bahwa setiap pelaku usaha harus bisa memastikan mutu dan kualitas dari produknya.

“Kita disini berbicara pasar global, jadi sebisa mungkin kita harus meminimalisir kesalahan apapun itu terutama berkaitan dengan mutu kualitas dari produk yang kita ekspor,” terangnya. 

Ia juga mewanti-wanti kepada para peserta yang terdiri dari kurang lebih 50 pelaku IKM di Kota Kediri ini untuk menyiapkan betul produksi dari produknya jika telah memutuskan untuk memasuki pasar global. “Kita juga harus dapat mengukur kemampuan kita, bukan tidak mungkin jika buyer akan membuat order ribuan produk, pertanyaannya, apakah kita sudah siap untuk melakukan produksi sebanyak itu ? jadi hal itu benar-benar harus dipikirkan matang-matang,” ujarnya.

Selama jalannya sosialisasi, para peserta tampak antusias dengan setiap materi yang disampaikan. Tidak hanya membahas seputar pemenuhan standarisasi mutu produk ekspor saja, tetapi juga materi-materi terkait lain, meliputi prosedur ekspor, prinsip umum dan strategi negosiasi hingga pemanfaatan FTA (Free Trade Agreement) fasilitasi pemerintah dan akses pasar. kominfo