Festival Perahu Naga China Dirayakan di Mesir

Suasana meriahnya festival perahu naga yang di gelar oleh China. SP/ CH

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di bawah sinar matahari yang cerah menyinari permukaan Sungai Nil, puluhan pendayung berlomba di sungai untuk merayakan Festival Perahu Naga tahunan China. Festival tersebut diselenggarakan oleh Dragon Boat Egypt Academy, acara ini menarik para pendayung dari 14 negara dan wilayah termasuk China, Mesir, Amerika Serikat, Kanada, Afrika Selatan, dan Filipina.

Menghadap ke tepi barat sungai, Klub Royal Mohamed Ali di Provinsi Giza dekat Kairo adalah tempat utama acara dan titik akhir perlombaan. Saat perlombaan dimulai, para pendayung mendayung secara kompetitif di tiga perahu naga, sambil menyapa para peserta dengan sorak-sorai dan genderang.

Berasal dari Cina lebih dari 2.500 tahun yang lalu, berperahu naga adalah olahraga mengayuh berbasis tim yang menyenangkan namun intens yang telah berlaku di seluruh dunia, dengan ribuan penggemar Mesir bergabung dengan olahraga ini dalam beberapa tahun terakhir.

China merayakan Festival Perahu Naga pada hari Senin tahun ini untuk memperingati Qu Yuan, seorang penyair patriotik di Periode Negara-Negara Berperang antara 475 dan 221 SM.

Perahu naga umumnya panjang dan sempit, dengan haluan diukir sebagai kepala naga dan buritan sebagai ekor. Setiap perahu dapat membawa puluhan peserta, termasuk pendayung, penabuh genderang, dan pengemudi.

"Ini bukan pertama kalinya berperahu naga ... Saya telah melakukan berperahu naga di Mesir, di Qatar dan di Amerika Serikat," Senada Homs, seorang warga Amerika yang tinggal di Kairo, Jumat (18/6/2021).

Wanita itu berkata bahwa dia berlatih perahu naga karena dia menyukainya, dan itu adalah olahraga yang selalu dapat menyatukan orang.

Pada bulan Maret, Mesir mendirikan Federasi Perahu Naga Mesir, yang diharapkan dapat lebih memperkuat hubungan antara Mesir dan China melalui olahraga.

Sementara itu, Ehab Gouda, salah satu pendiri akademi perahu naga di Mesir, mengatakan bahwa perahu naga berkembang pesat di Mesir, mengungkapkan harapan bahwa Mesir akan membantu menyebarkan olahraga ini di negara-negara tetangga dan Afrika.

Gouda, juga kepala Asosiasi Persahabatan Mesir di Hong Kong, berkontribusi membawa perahu naga ke Mesir sekitar lima tahun lalu.

Selama beberapa tahun terakhir, Gouda, anggota Federasi Perahu Naga Internasional, telah menyelenggarakan berbagai acara perahu naga lokal dan internasional di Mesir.

"Sejauh ini kami telah menyelenggarakan delapan acara internasional dan puluhan balapan lokal," kata Gouda, seraya menambahkan bahwa acara semacam itu menyatukan orang-orang untuk saling pengertian dan interaksi budaya yang lebih baik.

Menggambarkan bunuh diri Qu Yuan, seorang pria muda Mesir yang mengenakan pakaian Cina mencondongkan tubuh ke depan dan menyelam ke sungai, menandakan berakhirnya acara perahu naga. Dsy16