Kurang Lebih 5 Jam Diguyur Hujan, Kota Sumenep Banjir

Halaman rumah warga di Kelurahan Kepanjin Kota Sumenep, dengan ketinggian air 50 CM masuk kedalam rumah. ( SP/Ainur Rahman)

SURABAYA PAGI, Sumenep - Hujan deras mengguyur Kabupaten Sumenep, sejumlah titik di jalan protokol  kota sumenep air dengan ketinggian kurang lebih 50 cm di halaman warga di kelurahan Kepanjin Kab. Sumenep.

 Hujan deras itu berlangsung kurang lebih 5 jam pada Kamis (10/02/2022) siang, membuat sejumlah wilayah di beberapa kecamatan tergenang banjir.

 Pantauan Surabaya Pagi, ada beberapa kecamatan di Kabupaten Sumenep yang terendam banjir, salah satunya di Kecamatan, kota, Batuan, Lenteng dan Kec. Ganding dan Guluk.

Sementara, di kelurahan Kepanjin Jalan Jendral Sudirman No. 75 B, Sumenep, rumah milik Ahmad Gozi Khafifillah, air dengan ketinggian setinggi lutut orang dewasa terlihat merendam beberapa sepeda motor yang di parkir di teras rumahnya .

Rumah Gozi di kelurahan Kepanjin itu, berdempetan dengan kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemantau penggunaan keuangan Negara ( P2KN) itu sudah terlihat sepi, hanya saja terlihat ketua LSM LAKI Misnadin dengan sepedanya yang terendam banjir di teras milik warga di kelurahan kepanjin. 

Sementara, di sepanjang jalan protokol di Kota Sumenep, sejumlah pengendara mobil nampak melaju pelan dengan hati-hati karena khawatir gelombang air mengganggu rumah warga, selain itu juga kondisi air dengan ketinggian 3 CM itu seperti aliran sungai kali Marengan kota sumenep. 

Misnadin ketua LAKI DPC Kabupaten Sumenep, mengakui kalau hujan besar itu baru pertama kali di Kabupaten Sumenep, tentu kata dia, ini menjadi tugas pemerintah Daerah melalui instansi terkait guna mengatasi adanya banjir dan longsor di Kabupaten Sumenep 

“Biasanya kalau hujan tahun lalu, gak sampai banjir, apa ini karena hujannya yang terlalu deras." katanya. 

Akibat banjir tersebut, pihaknya mengatakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, agar bisa lebih memperhatikan sejumlah titik rawan banjir khususnya di area kecamatan kota.  

Selain itu, Misnadin yang berprofesi sebagai pegiat di LSM itu merasa simpatik kepada warga di Kelurahan Kepanjin yang rumahnya terendam banjir. 

"Nanti saya akan diskusikan keluhan warga di Kab. Sumenep, kepada pak Bupati Sumenep Ahmad Fauzi SH.MH, atas laporan dari lembaga melalui surat resmi berikut gambar-gambar sebagai faktor pendukungnya," pungkasnya. (ar)