Mancing di Laut Ayah dan Anak Tersapu Ombak, Anak Ditemukan Tewas, Ayah Masih dalam Pencarian

Petugas saat mengevakuasi jenazah bocah yang tercebur di laut. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tragis menimpa bapak dan anak di Blitar. Saat memancing ikan di laut, keduanya hilang tersapu gelombang laut yang ganas. Kejadian yang terjadi pada Jumat (24/6) malam sekitar pukul 18.45  itu kini masih dilakukan pencarian oleh Team BPBD Kab Blitar bersama Team SAR juga dari satuan Satpol air termasuk TNI dan Polisi bersama masyarakat.

Peristiwa tersapunya bapak anak oleh gelombang laut di pesisir Pantai Pathok Pudak desa Ngadipuro Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar itu kini masih dalam pencarian, sementara anaknya yang berusia 13 tahun ditemukan pada Sabtu (25/6) malam posisi di tengah laut sudah meninggal dunia.

"Atas laporan warga desa setempat (Desa Ngadipuro) adanya orang tercebur ke laut saat memancing, laporanya pada Jumat (24/6) malam sekitar pukul 20.00 an, dan langsung kita koordinasi dengan Team SAR dan beberapa anggota Koramil dan Satpolair juga bantuan dari Polres Blitar bersama warga masyarakat malam itu kita lakukan pencarian," kata Kapolsek Wonotirto AKP Supriadi SH melalui saluran telepon kepada Surabaya Pagi.

Masih menurut  AKP Supriadi korbanya adalah Sumaji (46) dan Marga Zidan Erika Okta Pramiswara (13), keduanya warga dusun Kalitengah desa Kalitengah, Kec. Panggungrejo, Kab. Blitar.

"Untuk korban anaknya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kami bersama team juga BPBD Kab Bltar saat ini masih lakukan pencarian," tambah AKP Supriadi, seijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.

 

Sementara dalam peristiwa hanyutnya dua korban bapak dan anak tersebut, kejadiannya bermula, pada hari Jumat tanggal 24 Juni 2022 sekira pukul 17.00 WIB, korban beserta saksi Erna Eka Deli Viana 37 (istri korban)  berangkat dari rumahnya menuju tempat mancing di Pathokan Lempar Pantai Pudak bersama anak lelakinya (korban), saat asik memancing suami istri ini melihat korban (Marga Zidan) saat posisi memancing di atas tebing  tersapu ombak sehingga  jatuh kelaut hal itu terlihat bapaknya.

"Melihat anaknya jatuh ke laut, bapaknya (Sumaji juga korban) berusaha menolong,  rupanya Pak Sumaji juga tersapu gelombang sehingga terbawa arus," tambah AKP Supriadi. 

Melihat kejadian tersebut (kedua korban jatuh ke laut dan terseret arus ombak) istrinya Erna berlari untuk mencari bantuan ke warga sekitar pantai, oleh warga kejadian itu dilaporkan ke Polsek Panggungrejo.

"Untuk korban Marfa Zidan sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kini kita masih terus mencari korban bapaknya (Sumaji) sejak Jumat malam kita berupaya pertolongan/pencarian," pungkas AKP Supriadi. Les