Pabrik Palet Margomulyo Seluas 3.500 Meterpersegi Ludes Terbakar

Petugas pemadam berjibaku memadamkan api yang menghanguskan pabrik palet. SP/Julian/Patrik Cahyo

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gudang berisi tumpukan palet plastik di kawasan Margomulyo, Kecamatan Tandes, Surabaya belakang SPBU terbakar, Rabu (31/3/2021) siang. Butuh waktu selama empat jam, untuk memadamkan api yang sangat besar. Bahkan, asap bisa terlihat dari daerah Pandegiling Surabaya.

Bangunan seluas 3.500 meterpersegi ini, diketahui munculnya api pada pukul 12:15 WIB. Bahkan, besarnya kobaran api membuat kebakaran merembet ke rumah warga. Meski kondisi tak parah, namun petugas berhasil melokalisir api yang membakar bagian belakang rumah agar tak merembet lebih jauh.

"Api cukup besar. Untungnya akses jalan bagus, cepat sekali kita ke lokasi. Cuman tadi kondisi bahan yang terbakar yakni palet dari plastik bertumpuk-tumpuk, sehingga begitu disemprot dari atas, tertutup sama plastik di atasnya. Yang di bawah (api) tetap nyala. Jadi kalau yang terbakar itu plastik dan ban, sangat sulit dipadamkan. Jadi kita tadi sudah menggunakan foam bukan hanya air," kata Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya Dedik Irianto di lokasi kejadian, Rabu (31/3/2021).

Kendala lain yang dialami petugas PMK, jelas dia, yakni angin kencang dan banyaknya kabel-kabel di sekitar gudang.

Tidak hanya itu, dua kendaraan bronto skylift yang ada juga terkendala jarak dan kabel-kabel listrik di Jalan Raya. Padahal titik pusat api di gudang itu cukup jauh. “Total unit yang kami kerahkan sore ini 29 unit. Tadi dibantu 15 truk tanki DKRTH dan satu truk tangki PDAM yang membantu petugas menyuplai air,” ujarnya.

Selama pemadaman, arus lalu lintas sempat dialihkan. Arus lalu lintas dari Margomulo menuju Banyuurip diputar balik. Arus lalu lintas dari Benowo diarahkan ke Margomulo. Sedangkan dari Banyuurip menuju Margomulyo bisa dilewati namun arus lalu lintas macet.

 

Viral di Media Sosial

Sementara itu, video kebakaran di gudang palet plastik menyebar di WhatsApp. Nampak video yang beredar si jago merah melalap dan terlihat kepulan asap berwarna hitam membumbung tinggi di udara sekitar tempat kejadian perkara.

Menurut keterangan netizen di video mengatakan pabrik palet plastik sebelah SPBU Margomulyo terbakar. “Viral-viral kebakaran,” kata seorang netizen di dalam video tersebut.

Dalam video juga terdengar sirine petugas memberikan penanganan dan keamanan area sekitar. Dalam penanganan kejadian ini seluruh petugas tetap menggunakan protokol kesehatan guna mendukung pencegahan penyebaran Virus Covid-19.

Kebakaran ini menimbulkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi di kawasan Surabaya Barat. Warga sekitar pun panik melihat kepungan asap.

"Iya. Yang terbakar pabrik palet plastik. Kejadiannya tadi sekitar pukul 12.15 WIB," ujar Kanitreskrim Polsek Tandes, Ipda Gogot Purwanto, Rabu (31/3/2021).

Gogot menjelaskan bahwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh karyawan gudang. Saat itu, para karyawan tengah beristirahat makan siang. Sebelum melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, para karyawan dan sekuriti sempat berusaha memadamkan api secara manual.

"Kalau menurut keterangan dari saksi-saksi sebelum kejadian, di dalam ada 30 karyawan. Terus ada api yang muncul di dalam, kemudian dilaporkan ke sekuriti," tuturnya.

Selain menghanguskan gudang tersebut, api juga sempat merembet ke pemukiman warga. Namun, Gogot belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jumlah rumah yang terdampak kebakaran tersebut.

 

Pemkot Bantu Korban Kebakaran

Sementara, Pemerintah Kota Surabaya melalui BPB Linmas memberikan bantuan kepada warga terdampak kebakaran Gudang palet plastik PT Yana Surya Bhakti Persada.

Salah satunya, warga yang terdampak yakni Romi Efendi (46). Warga yang tinggal di Karang Poh ini rumahnya berhimpitan dengan Gudang plastik yang terbakar ini. Sejumlah bantuan seperti pakaian, peralatan tidur, peralatan mandi, juga permakanan tiga kali sehari selama tujuh hari.

Arif Sunandar Kepala Sub Bidang Kedaruratan BPB Linmas Surabaya mengatakan, bantuan untuk korban kebakaran ini merupakan standar operasional yang diberikan pascakejadian.

Dia menjelaskan, bila korban terdampak bencana tidak hanya kebakaran, rumahnya tidak bisa digunakan, BPB Linmas bahkan akan menyiapkan tempat tinggal sementara untuk mereka.

“Biasanya kami akan carikan tempat di sekitar rumahnya. Misalnya di Balai RW. Kalau balai RW tidak ada, kami siapkan tenda darurat agar mereka bisa tetap beristirahat,” ujarnya.

Tidak hanya itu, setelah kejadian bencana, BPB Linmas juga berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya.

“DP5A nanti yang akan melakukan pendampingan psikologis untuk pemulihan traumatik setelah kejadian bencana. Terutama untuk anak-anaknya, biasanya DP5A akan memberikan hiburan, seperti dongeng dan lain-lain,” katanya. fm/jul/pat/cr3/ham