Pelaku Pembunuhan di Gresik Tewas Tabrakkan Diri ke KA di Jombang

Polisi saat mendatangi lokasi pelaku tewas tabrakkan diri ke KA di Jombang.

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Joko Sumarsono ditetapkan polisi sebagai tersangka pembunuhan Triyana (55) istrinya sekaligus tersangka penganiayaan Talitha (25) anaknya. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, motif pembunuhan dan penganiayaan pelaku kepada korban akan sulit terkuak, pasalnya tersangka tewas usai menabrakkan diri ke kereta api di Jombang.

Identitas pelaku berhasil dipastikan pihak kepolisian setelah menggunakan alat pemindai sidik jari (mambis).

"Kami pakai Mambis dan pengenalan mukanya karena mukanya masih utuh, identitas sudah kami ketahui," kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan, kemarin (24/11).

Setelah diidentifikasi, jenazah Joko langsung dievakuasi ke RSUD Jombang. "Kami evakuasi ke RSUD Jombang untuk divisum," tandas Teguh.

Joko nekat menabrakkan diri ke KA Jayakarta tujuan Surabaya-Jakarta di perlintasan Desa Sembung sekitar pukul 15.42 WIB. Korban tewas di lokasi akibat luka parah di kepala

Berdasarkan keterangan saksi, Joko merasa seperti kebingungan. Kemudian berdiri disamping rel double track. Saat ada kereta Jayakarta jurusan Surabaya - Pasar Senen Jakarta melintas menabrakkan diri.

Korban mengenakan jaket hitam, celana hitam dan kaos abu-abu. Jasad Sumarsono mengalami luka berat di kepala. Langsung dievakuasi di rumah sakit Jombang.

"Meninggalnya tersangka menyelesaikan penyelidikan. Karena tersangka meninggal dunia gugur demi hukum," terangnya.

Modus yang dilakukan oleh tersangka belum diketahui. Ķarena, tersangka sudah meninggal, korban meminggal, saksi kunci adalah anak keduanya masih dirawat di RS Ibnu Sina kritis.

"Kemarin sudah dijenguk kondisinya belum bisa dimintai keterangan tapi dia sudah sadar dan menbenarkan pelaku yang melakukan pembunuhan dan penganiayaan adalah orang tuanya sendiri," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizky membenarkan bahwa pria yang tewas menabrakkan diri ke kereta api di Jombang merupakan suami yang diduga menjadi pelaku pembunuhan istrinya sendiri di Driyorejo.

"Itu betul pria yang pelaku di Driyorejo, yang pembunuhan tadi pagi," ujar Wahyu.

Dari hasil penyelidikan, barang bukti yang diamankan Polres Gresik sebagai alat pembunuhan adalah tabung gas elpiji ukuran 3 kg, gunting, sprei, sarung bantal bersimbah darah.