Pemkab Trenggalek Bentuk Program 5000 Pengusaha Perempuan

Pasangan Bupati Trenggalek terpilih dengan wakilnya, foto bersama istrinya masing-masing sebelum menuju lokasi pelantikan di Grahadi Surabaya. SP/ Humas Pemkab Trenggalek

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam menjalankan amanah di periode kedua pemerintahannya Pemkab Trenggalek memiliki APBD ditahun 2021 sebesar Rp. 1.951.644.024.807 triliun. Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp. 96.153.820.000 miliar.

"Bupati yang terpilih dalam pilkada yang lalu dilantik, tentunya kita siap jalani amanah konstitusi dengan baik," kata Nur Arifin, Jumat (26/2/2021).

Kepala Disparbud Kabupaten Trenggalek Sunyoto mengatakan, tahun ini pihaknya ditargetkan menghimpun PAD senilai Rp 6,5 miliar. Angka itu turun jauh dari target PAD tahun 2020 senilai Rp 12,5 miliar, meski kemudian dikoreksi akibat pandemi menjadi Rp 5,3 miliar.

Saat ini Pemkab Trenggalek kembali membuka 14 destinasi wisata diantaranya, Wisata Pantai Prigi, Pantai Pasir Putih, Panti Simbaronce, Pantai Pelang, Hutan Kota Gunung Jaas, Wisata Putri Maron, Wisata Tebing Linggau, Wisata Mangrove Cengkrong, Pantai Mutiara, Desa Wisata Duren Sari, Bukit Tunggangan, Kampung Toga Lestari, Goa Ngerit dan Banyu Lumut.

Sedangkan, usaha di bidang home industry yang paling banyak di Trenggalek adalah produksi tahu, yang mana pemasarannya sampai keluar wilayah dan hampir merata di setiap wilayah yang ada di Trenggalek.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus berupaya untuk membantu membangkitkan perekonomian di masyarakat dengan adanya pembinaan UMKM melalui program 5000 pengusaha perempuan baru. Dsy4