Permudah Perijinan, Sidoarjo Gelar Sosialisasi OSS RBA

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor saat membuka sosialisasi pelayanan perijinan. SP/ Sugeng Purnomo

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bupati  Sidoarjo Ahmad Muhdlor membuka sosialisasi penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis resiko Online Single Mission (OSS-RBA) yang dilakukan Dinas Penanaman Modaldan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kab Sidoarjo, Selasa (15/6/2021). 

“Kami ingin investasi terus ditingkatkan. Sehingga lapangan kerja kembali terbuka luas untuk masyarakat, karena pengangguran Sidoarjo meningkat selama pandemi ini dan itu menjadi concern saya,” ujar Bupati Gus Muhdlor.

Bupati Gus Muhdlor menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Sidoarjo sebagai daerah dengan ekosistem investasi berkelas dunia.

“Pembenahan perijinan total akan dilakukan. Sistemnya sepenuhnya akan digital. Sidoarjo harus menjadi daerah yang memberi kesempatan berusaha seluas-luasnya untuk rakyat, yang bisa menyerap lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan, mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang merata,“ jelasnya. 

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo Ari Suryono mengatakan, OSS-RBA merupakan sistem aplikasi yang akan mempermudah masyarakat khususnya para pelaku usaha dan investor dalam mengurus perizinan.

“Aplikasi OSS-RBO merupakan aplikasi yang akan mempermudah pelaku usaha dan investor dalam mengurus perizinan” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Ari Suryono pihaknya dalam kegiatan sosialisasi ini mengundang 100 pengusaha besar yang akan dilayani secara khusus dalam mengurus perijinan di Sidoarjo, sehingga semua kesulitan dan kendala perijinan bisa diatasi. 

Ari Suryono menambahkan pelayanan perizinan melalui OSS-RBA akan memberikan pelayanan yang efektif lantaran sudah terkoneksi dengan instansi lain.

“Ini kan by system, jadi semua sudah terkoneksi dengan instansi lain. Jadi tidak perlu kesana kemari, cukup pakai aplikasi,” jelasnya. 

Dalam kegiatan itu, ada sejumlah pembicara yakni Wahyu Herizon salah satu Kabid DPMPTSP, M Pradana Indraputra staf khusus Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Bidang Peningkatan Pengusaha Nasional, Suhartono SE, MM Direktur Pengembangan Potensi Daerah serta Ari Santoso Dosen ITS Surabaya. Sg