Perusahaan Play Wood Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar pabrik. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga sekitar perusahaan Play Wood di desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar tadi sore (Senin 25/10) sekitar pukul 16.00 dikejutkan dengan membumbungnya api dari Perusahaan Play Wood CV Blitar Raya, dan benar Ä·ebakaran itu adalah dari CV Blitar Raya. Api tampak membumbung tinggi, membakar seluruh isi dari perusahaan Play Wood tersebut.

Dan api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 18.00, oleh  Pasukan Pemadam Kebakaran dengan mengerahkan 3 mobil Unit kebakaran,  atas kejadian tersebut  pemilik CV Blitar Raya Rudi Hartono alias Atong yang saat ini menetap di Jakarta mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta

Menurut Kapolsek Talun AKP Imam Subchi SH se ijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK,  api diduga berawal dari tumpahan oli dari mesin Pres dan mesin Boiler (pengering tiner), bersamaan itu adanya pemadaman listrik PLN, akhirnya mesin Boiler berhenti Operasi.

" Sesuai dengan keterangan saksi saksi setelah mesin Boiler tidak aktif di dalam mesin terdapat sisa sisa oli yang masih panas karena tidak ada sirkulasi udara, selanjutnya operator mengurangi api dalam tungku pembakaran, sehingga tumpahan oli yang panas tumpah pada abu yng juga panas sehingga timbul kebakaran," kata AKP Imam Subechi di TKP.

Setelah api yang membakar tumpahan oli dan menyambar abu di sekitar mesin maka api langsung membesar dan menyambar lembaran lembaran  Play Wood di sekitar mesin pengolahan sehingga api cepat membesar, guna antisipasi kebakaran meluas warga sekitar langsung melakukan pemadaman dengan alat seadanya bersama anggota polres Talun, selang beberapa saat  3 Mobil Pemadam Kebakaran dari Pemkab Blitar datang setelah terima laporan dari Polres Blitar, dengan cepat 3 mobil pemadam langsung  melakukan pemadaman dan sekitar dua jam api bisa di jinakan.

 

Masih menurut AKP Imam Subechi, di TKP masih terus dilakukan pemantauan dan penyemprotan di seluruh gudang Play Wood guna antisipasi timbulnya api baru.

Guna penyelidikan pihak Polsek Talun dan Polres Blitar melakukan pemeriksaan kepada 4 orang saksi karyawan Play Wood yakni Daniar Agus Wicaksono, Sunaryo 27, Ivanda Fangki 22 (Operator) dan Ahmad Suparman 64 kesemuanya Warga Desa Kendalrejo Kec Talun Kab.Blitar.

Atas kejadian tersebut Polisi mengumpulkan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut, dan api berhasil dipadamkan sekitar dua jam. Les