Polsek Lotim dan Polsek Rayon 3 bersama Koramil Sutojayan dan Masyarakat Kelurahan Jengglong lakukan Bakti Sosial

Petugas membantu warga membersihkan ranting pohon yang tumbang. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah diterjang hujan lebat dan angin puting beliung pada Rabu (16/11) pukul 17.00  yang memporak porandakan belasan rumah penduduk Kelurahan Jenglong Kec Sutojayan, Kabupaten Blitar, Polsek Lodoyo Timur (Lotim)  bersama Polsek Rayon 3 wilkum Polres Blitar Selatan lakukan bakti sosial yang dipimpin Kapolsek Lotim Iptu Rudy Hermanto bersama Koramil Sutojayan dan warga masyarakat Kelurahan Jenglong termasuk Kepala kelurahan dan perangkat kelurahannya tak ketinggalan petugas kesehatan, bidan desa.

"Bakti sosial ini spontan di wilayah kelurahan Jenglong Kec Sutojayan akibat diterjang puting beliung dan hujan lebat kemarin sore (Rabu 16/11) sehingga belasan rumah rusak  serta membersihkan pohon pohon yang tumbang yang berserakan di jalan, termasuk membersihkan tumbangan pohon pohon yang menutup aliran sungai, termasuk memeriksa  kesehatan masyarakat khususnya para lansia dan anak anak," kata Iptu Rudy pada wartawan.

Perlu diketahui bencana alam baik banjir maupun tanah longsor termasuk angin puting beliung yang dibarengi hujan deras sering terjadi di wilayah Blitar Selatan, seperti peristiwa yang terjadi pada Rabu 16 November 2022 sore kemarin di wilayah Kec Sutojayan, mengakibatkan tumbangnyaa beberapa pohon besar termasuk robohnya rumpun pohon bambu di tepi jalan dan di aliran sungai.

"Guna antisipasi banjir kita bersihkan reruntuhan pohon pohon besar juga rumpun bambu yang begitu rindang, juga membenahi rumah rumah warga yang rusak utamanya pada atap atap rumahnya berterbangan, sekaligus membuat bendungan bendungan air yang menuju sungai," ungkap mantan KBO Reskrim Polres Blitar ini.

 

Bakti sosial yang diawali pukul 07.50 itu berjalan hampir 4 jam dan  akan diteruskan besok hari Jumat (18/11) karena cuaca mendung gelap sudah menggelayut.

Perlu diketahui, hujan deras disertai puting beliung pada Rabu (16/11) pukul 17.00 itu memporak porandakan 11 rumah warga Kelurahan Jengglong dan dua kandang ternak.

"Untuk itu dalam bakti sosial kami mengajak warga untuk waspada karena musim penghujan masih terus menerus dan waspadai tanah longsor dan banjir, demi keselamatan warga dan kita semua," pungkas Iptu Rudy Hemanto. Les