Swab Massal 18 Rusun di Surabaya, 50 Penghuni Positif Covid-19

Pemkot Surabaya menggelar swab massal di 18 rusun secara serentak.SP/KOMINFO JATIM

SURABAYAPAGI, Surabaya –  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mengelar swab test atau tes usap secara massal di 18 rumah susun (rusun). Sebanyak 50 penghuni Rumah Susun (Rusun) di Surabaya ditemukan positif Covid-19 hasil dari tes swab terhadap 10.240 orang di 18 rusun yang ada di Kota Pahlawan tersebut.

"Awalnya ditemukan dua orang terkonfirmasi Covid-19, kemudian kita swab seluruh rusun Penjaringan Sari ternyata ada 12 orang. Akhirnya seluruh blok kita swab dan 18 rusun. Kurang lebih dari 18 rusun itu ada 50 orang yang positif," ujar Kepala Dinkes Surabaya Febria Rachmanita, kemarin.

Wanita yang akrab disapa Feny ini mengatakan, dari 50 penghuni rusun positif Corona itu, kasus terbanyak terdapat di Rusun Penjaringan Sari Surabaya dengan total 25 orang yang terpapar.

Berdasar hasil penelusuran, lanjut Feny, kebanyakan dari mereka yang terpapar setelah melakukan perjalanan mudik. Kemudian karena kondisi rusun yang berdempetan membuat terjadinya penularan di rusun.

"Sekarang semua yang positif kita lakukan isolasi di Asrama Haji. Memang ada beberapa yang sudah pulang, setelah kita kasih vitamin pas kita lakukan swab sudah negatif," ucapnya

Feny menegaskan, pihaknya terus melakukan sterilisasi gedung rusun dengan melakukan penyemprotan disinfektan.

"Kita juga melalui Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan dan Kelurahan melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan," ujarnya.

18 rusun yang dilakukan tes swab secara serentak diantaranya yakni Rusun Penjaringansari I – 1V, Gunung Anyar, Pesapen, Keputih, Siwalan Kerto I – II, Jambangan I –II, Wonorejo, Romokalisari, Sombo, Tambak Wedi, Indrapura, Urip Sumoharjo, Bandarejo, Dukuh Menanggal, Grudo, Dupak Bangunrejo, Tanah Merah dan Rusun Randu. lp/na