Warga Binaan Lapas Mojokerto Terima Vaksin Covid-19 Tahap II

Vaksinasi Covid-19 tahap II yang dilakukan di Lapas Kelas II B Mojokerto. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II B Mojokerto kembali menerim suntikan vaksinasi Covid-19, Kamis (5/8/2021) pagi. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan herd immunity di dalam lapas.

Vaksinasi tahap kedua yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kota Mojokerto ini menyasar 100 WBP dari total 986 orang penghuni. Pelaksanaannya berada di dalam lapas dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat. 

Bertempat di aula Lapas Mojokerto giat vaksinasi ini di pandu oleh petugas keamanan dan petugas kesehatan Lapas. Para warga binaan yang akan melaksanakan vaksinasi berkumpul di aula Lapas dengan tertib dan disiplin protokol kesehatan.

Sehari sebelumnya, petugas kesehatan Lapas Mojokerto sudah melakukan screening kesehatan kepada warga binaan untuk disiapkan mendapatkan vaksinasi pada hari ini. Tekanan 

darah dan suhu tubuh yang normal menjadi salah satu tolak ukur siapnya warga binaan mendapatkan vaksin. Dengan di lakukannya screening kesehatan tersebut ditujukan untuk mempercepat proses giat vaksinasi saat dilakukan oleh Dinas Kesehatan. 

Dedy Cahyadi, Kalapas Kelas II B Mojokerto mengatakan giat vaksinasi ini merupakan salah satu upaya dalam memerangi covid-19 khususnya didalam lapas.

"Upaya vaksinasi ini akan kami kejar terus hingga seluruh warga binaan tervaksinasi 100 persen," ujarnya.

Ia menambahkan, vaksinasi memang menjadi salah satu hal yang sedang banyak dicari dalam rangka melawan penyebaran Covid-19.

"Lapas Mojokerto terus mengupayakan dengan melakukan kerjasama dengan stakeholder di Kota dan Kabupaten Mojokerto untuk melaksanakan vaksinasi kepada seluruh warga binaan," terangnya.

Sementara itu, Alvi, salah satu warga binaan yang menerima vaksinasi hari ini mengatakan sangat berterimakasih karena telah memberikan fasilitas vaksinasi kepadanya.

"Diluar sana masih banyak orang yang sulit mendapatkan vaksin, namun walaupun saya berada di dalam lapas saya tetap diperhatikan untuk divaksin," ucapnya bersyukur. Dwy