Warga Surabaya Tewas di Kamar Kos Jombang

Petugas saat mengevakuasi jasad korban.

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Warga desa Kepatihan kabupaten Jombang dibuat geger dengan ditemukannya penghuni kos yang tewas bersimbah darah, Sabtu (23/10).

Korban diketahui bernama Junaidi Kristanto (54) warga Kota Surabaya. Saat ditemukan, jasad korban sudah dalam keadaan mengeluarkan bau dan mulai membusuk. Diduga, korban sudah meninggal sejak 3 hari yang lalu.

Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah kos, Yanti, yang curiga dengan bau tak sedap di sekeliling kamar yang ditempati korban.

Melihat kejanggalan itu, pemilik rumah kos langsung melaporkannya kepada ketua RT hingga sampailah laporan itu kepada pihak desa.

“Betul jadi sekitar jam 10.30 Wib tadi, kami mendapat laporan bahwa pemilik kos yang bernama Bu Yanti ini curiga kok ada bau busuk dari rumah kosnya, kemudian dilaporkannya ke RT,” ujarnya.

Erwin menjelaskan, kecurigaan itu ternyata benar adanya. Korban yang tinggal sendirian di kosnya itu ditemukan sudah tak bernyawa diatas ranjang dengan kondisi setengah telanjang. Pada tubuh korban juga terlihat melepuh dan telah mengeluarkan bau.

“Jadi sudah kami laporkan ke Polisi hingga kemudian Tim Inafis tiba jenazah korban dievakuasi ke kamar mayat RSUD Jombang,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Jombang, AKP Bambang Setyo Budi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan autopsi dan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian pria yang dikabarkan berstatus duda ini.

Mengenai darah yang tercecer di lantai, diduga disebabkan karena adanya pembuluh darah yang pecah sehingga korban mengalami pendarahan hebat yang keluar melalui hidungnya.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, tapi menurut keluarga korban memang punya riwayat penyakit gagal ginjal. Tak ada tanda-tanda kekerasan, kalau soal darah itu diduga keluar dari hidung korban, menurut dokter itu bisa disebabkan oleh pembuluh darah yang pecah,” pungkasnya.