Bupati Jombang Resmikan Kampung Industri Tangguh PT CJI

Peresmian Kampung Tangguh Industri PT CJI oleh Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab. SP/M. Yusuf

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang meresmikan kampung tangguh industri.

Peresmian kampung tangguh industri tersebut, di salah satu perusahaan yang gencar menerapkan protokol kesehatan, yakni Chiel Jedang Indonesia (CJI) yang berada di Kecamatan Ploso.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perusahaan CJI Kabupaten Jombang atas kerjasamanya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melakukan protokol pencegahan di lingkungan perusahaan.

"CJI harus menjadi pelopor perusahaan di Jombang yang melakukan protokol pencegahan Covid. Dan ini harus dipertahankan, jangan sampai lengah," ujarnya, Rabu (15/7/2020).

Bupati menegaskan, bahwa apa yang sudah dilaksanakan oleh PT CJI Kabupaten Jombang bisa dicontoh oleh perusahaan yang lainnya.

"Ini juga dapat dilakukan oleh seluruh perusahaan, baik perusahaan atau industri besar maupun industri rumahan
di Jombang, untuk menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Disamping itu, Mundjidah juga meminta kepada perusahaan jangan sampai memutus hubungan kerja para karyawannya ditengah pandemi Covid-19 ini. "Perusahaan tetap terus beroperasi, namun dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19," tukasnya.

Sementara itu, General Manajer (GM) CJI Kabupaten Jombang, Mulyono menandaskan, bahwa pihaknya siap menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

"CJI siap menjadi menjadi perusahaan tangguh yang tetap beroperasi normal disaat pandemi Covid-19 ini, dengan menjalankan kriteria protokol kesehatan pencegahan Covid19," tandasnya.

Mulyono menerangkan, bahwa PT CJI memberikan fasilitas kesehatan untuk semua karyawannya. Mulai dari klinik yang sesuai standar, ada dokter, paramedis dan alat kesehatan.

"Bahkan semua karyawan disiapkan untuk rapid test dan aturan-aturan. Bahkan aturannya lebih ketat dari yang ditetapkan oleh pemerintah," terangnya.

Mulyono memaparkan, contoh upaya perusahaan dalam melakukan pencegahan Covid-19 untuk para karyawan, jika ada karyawan libur tuga hari, ketika kembali masuk akan melaksanakan rapid test dahulu yang difasilitasi perusahaan.

"Sedangkan jika lebih dari lima hari, harus melaksanakan PCR yang juga telah di fasilitasi perusahaan. Dan ketika siapa saja yang dinyatakan reaktif dari rapid test, maka harus di isolasi," paparnya.

Selama masa isolasi, lanjutnya, pihak pabrik akan mencukupi kebutuhan hidupnya untuk seluruh keluarganya. Sehingga tidak akan kemana-mana, karena kebutuhannya sudah tercukupi.

"Protokol kesehatan di PT CJI Ploso dilakukan dengan maksimal. Jarak tempat duduk dengan minimal 1,5 meter, dan waktu bekerja diatur sesuai dengan sift. Sift yang dulunyai empat, sekarang menjadi delapan sift. Semua diatur secara detail, bahkan ke toiletpun juga diatur," pungkasnya.

Perlu diketahui, pada peresmian Perusahaan Tangguh Semeru, hadir diantaranya Dandim 0814/Jombang, Wakapolres Jombang serta Forkopimcam Ploso. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan meninjau lokasi.  suf