Dicekoki Miras, Bocah SD Dicabuli dan Diperkosa 2 Pria

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP I Gusti Agung Ananta.

 

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi – Kasus pencabulan dan pemerkosaan terhadap seorang gadis di bawah umur kembali terjadi di Ngawi. Seorang bocah SD di Ngawi dicabuli dan diperkosa secara bergiliran oleh dua pria setelah dicekoki miras.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP I Gusti Agung Ananta mengatakan, aksi pencabulan dan pemerkosaan ini terjadi pada pertengahan Spetember lalu.

"Pelaku ada dua orang yakni WR (20) dan SP (42), warga Ngawi. Dan korban pencabulan salah satu bocah SD yang tinggal di Kecamatan Pangkur," ujarnya, Selasa (29/9).

Ia menambahkan berdasarkan pengakuan korban, aksi pencabulan bermula saat kedua pelaku datang ke rumah korban. Kedua pelaku saat itu membawa miras.

Korban saat itu sendirian di rumah. Para pelaku kemudian membujuk korban dengan iming-iming uang jajan.

"Jadi awalnya rumah sepi. Kedua pelaku datang menyuruh korban meminum miras namun tidak mau. Dan korban diiming-imingi uang akhirnya mau," jelas Agung.

Karena korban baru pertama kali itu minuman miras, korban dengan cepat teler dan tak sadarkan diri.

Melihat korban yang sudah tak sadarkan diri dimanfaatkan oleh kedua tersangka untuk melakukan tindakan asusila kepada korban.

"Kedua pelaku kemudian mencabuli korban secara bergantian di kamar mandi. Bahkan pelaku Sp membawa korban ke kamar lalu menyetubuhinya," jelasnya.

Kasus ini terungkap dari kecurigaan orang tua korban. Ibu korban curiga melihat perubahan sikap dari anaknya. Setelah ditanya, anaknya bercerita bahwa dia telah dicabuli oleh kedua pelaku.

"Setelah ditanya, anaknya bercerita bahwa dia telah dicabuli oleh kedua pelaku," kata Agung.

Setelah itu orangtua korban melapor ke polisi hingga korban divisum. Dari hasil visum korban didapati payudara kanan korban memar dan lecet karena benda runcing. Sedangkan payudara bagian kiri memar akibat benda tumpul.

"Untuk hasil visum ada luka robek seperti (kena) benda tumpul pada selaput dara," pungkasnya.