Bulan Suro, Tempat Cuci Pusaka di Jombang Ramai Pelanggan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lapak pencucian pusaka milik Sudahri di Pasar Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang. (SP/M. Yusuf)
Lapak pencucian pusaka milik Sudahri di Pasar Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Saat memasuki bulan suro, bagi orang-orang yang memiliki pusaka kebanyakan mencuci pusakanya. Dan tentunya dalam mencuci pusakan (waringi, red), diserahkan kepada ahlinya.

Seperti halnya di Jombang, Jawa Timur. Tepatnya di Pasar Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung. Yang mana terdapat tempat yang biasanya untuk melakukan waringi yang hingga saat ini masih ramai dikunjungi.

Lapak barang antik milik Sudahri (51), merupakan satu-satunya jasa mencuci pusaka. Dalam sehari saja, jasa mencuci pusaka, Sudahri bisa mengerjakan 50 pusaka.

Di lapak milik Sudahri ini, terlihat ratusan pusaka berbagai jenis berjajar rapi. Mulai dari keris hingga tombak. Berbagai macam pusaka itu merupakan titipan orang yang sengaja untuk dicucikan.

"Di bulan suro ini, permintaan mencuci pusaka melonjak tajam. Sehari saja terima orderan hingga 50 buah pusaka. Padahal, di hari-hari biasanya permintaan yang datang hanya 10 buah pusaka saja," ujar Sudahri, Sabtu (22/8/2002).

Sudahri mengungkapkan, pelanggan yang datang dari berbagai daerah. Mulai dari Jombang, Mojokerto hingga Surabaya. Hari ini saja, ia kedatangan kiriman 52 pusaka untuk dicuci.

"Proses pencucian pusaka cukup detil. Keris terlebih dahulu dibersihkan dengan air bersih. Kemudian, keris digosok dengan larutan dari sari jeruk nipis dengan dicampur sabun colek," ungkapnya.

Kemudian, papar Sudahri, keris direndam dengan air kelapa. Dan setelah itu kembali dibersihkan dengan air bersih. Setelah itu, keris baru dijemur untuk dikeringkan. Baru pada tahap akhir, keris akan diwaringi atau direndam dalam konsentrat cairan khusus yang sudah diracik dari jaman nenek moyang.

"Tujuannya agar pamor (gambar) dan slorok (warna meteor) yang terdapat pada bilah pusaka muncul kontras dengan warna bilahnya. Dan juga agar tidak gampang karatan," paparnya.

Untuk harga, Sudahri mematok Rp 50-150 ribu saja untuk satu pusaka. Harga tersebut terbilang cukup murah. Bila dihitung rata-rata ongkos untuk satu keris Rp 50 ribu, maka sehari, Sudahri mengantongi Rp 2,5 juta.

"Dari Rp 50 hingga Rp 150 ribu, tergantung ukuran. Macem-macem tarifnya. Ini saja baru datang 52 buah pusaka yang harus segera dicuci," pungkasnya. suf

Berita Terbaru

PLN UID Jawa Timur Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

PLN UID Jawa Timur Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Rabu, 22 Jul 2026 19:05 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 19:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengajak masyarakat …

Jawab Kebutuhan Hunian Fungsional, Signify Perkenalkan Philips Lighting Store di Surabaya

Jawab Kebutuhan Hunian Fungsional, Signify Perkenalkan Philips Lighting Store di Surabaya

Rabu, 22 Jul 2026 18:27 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perubahan preferensi masyarakat terhadap hunian yang lebih modern, personal, dan fungsional mendorong kebutuhan akan solusi p…

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menerima penghargaan sebagai pembina koperasi andalan Jawa Timur 2026.…

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi silaturahmi dan berikan dukungan secara langsung kepada keluarga anak buah kapal (ABK) Kapal Motor…

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong modernisasi sektor perikanan budidaya guna meningkatkan produktivitas dan…

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD  ‎

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD ‎

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pasar desa harus terus dikembangkan karena menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sek…