Loyalis Whisnu: Megawati Dholimi WS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu loyalis Whisnu pingsan mendadak usai Puan tidak merekom nama Whisnu Sakti.

Foto: Sp/byta
Salah satu loyalis Whisnu pingsan mendadak usai Puan tidak merekom nama Whisnu Sakti. Foto: Sp/byta

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – “Mestine pak Whisnu iku. Lek opo sih. Sing jelas kader, putra pendiri PDIP, malah gak dikeki kesempatan mimpin Suroboyo,” celetuk salah satu kader PDIP loyalis Whisnu Sakti Buana (WS), dengan emosi muka memerah dan mata berkaca-kaca, usai mendengarkan Puan Maharani, Ketua DPP PDIP Bidang Politik, secara daring, Rabu (2/9/2020).

Tak hanya sedih, beberapa loyalis WS pun ada yang kecewa dan marah-marah dengan berteriak, mengacungkan ke pengurus DPD PDIP Jatim, dan bahkan ada yang melemparkan tas atau barang yang berada di dekatnya. “Eri iku sopo?? Kader teko endi? Ini bener-bener dzolim!!!!” teriak salah satu loyalis wanita yang mengenakan kaos bertuliskan “Wayahe Sarinah Bergerak”, atau disingkat WSB sama dengan inisial nama Whisnu Sakti Buana.

Selain berteriak, para loyalis tersebut juga menangis. Mereka menyesalkan Whisnu yang tak mendapat rekomendasi maju di Pilwali Surabaya 2020. Sejumlah orang menghibur para loyalis yang menangis. Bahkan salah satu loyalis jatuh pingsan. Dia dibopong ke dalam kantor DPD PDIP Jatim untuk mendapatkan perawatan.

Sedangkan, hingga Rabu (2/9/2020) malam tadi pun, dari pantauan Surabaya Pagi, relawan dan loyalis Whisnu Sakti masih kecewa dengan keputusan Megawati Soekarnoputri. Ada salah satu loyalis WS yang masih tak percaya dengan keputusan ini, hingga Rabu malam masih lunglai di posko pemenangan Whisnu Sakti yang disiapkan oleh Anugerah Ariyadi di Jl Gubeng Jaya Gang Langgar Surabaya.

Raut wajah kekecewaan para loyalis yang mengadakan nonton bareng di posko pemenangan WS terlihat menjadi-jadi sejak Puan membacakan surat rekom. Bahkan, ada yang menangis tersedu-sedu dengan mata memerah. “Bu Mega ini kenapa? Harusnya pak Whisnu yang menang. Ada apa ini?” kata kader perempuan PDIP diiriingi tangisan.

Sementara, Anugerah Aryadi, Selasa sore kemarin, berusaha menyembunyikan kekecewaan dan kesedihannya usai Whisnu Sakti tak disebut dalam surat Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya PDIP untuk Pilwali Surabaya 2020.

Anugerah, selaku koordinator relawan WS menjelaskan jika para relawan WS sudah menyaksikan sendiri bagaimana pihak DPP PDIP mengumumkan pasangan calon untuk maju dalam Pilwali Surabaya mendatang.

"Kita semua sudah mendengarkan secara live hasil yang diumumkan oleh ibu Megawati selaku ketua umum DPP PDIP dan dibacakan oleh Mbak Puan tadi (kemarin, red). Fakta yang sudah terjadi sekarang, rekomendasi untuk Surabaya diberikan kepada Eri Cahyadi selaku Cawali Kota Surabaya dan Armuji selaku Cawakil Kota Surabaya," ujar Anugerah setelah selesainya siaran langsung pengumuman rekomendasi tersebut.

Anugerah mengungkapkan bahwa kenyataan tidak terpilihnya WS memang berat diterima oleh para relawan, termasuk dirinya. Namun para relawan WS yang juga merupakan kader PDIP akan tetap tegak lurus dengan keputusan DPP.

"Memang berat kenyataan ini relawan Whisnu Sakti Buana, namun apapun yang terjadi fakta seperti ini yang harus dijalankan karena relawan ini sebagian adalah kader, sehingga kami harus tetap tegak lurus dengan keputusan yang disampaikan oleh DPP Perjuangan ini," ungkapnya sambil berkaca-kaca.

Padahal, sejak awal relawan Wishnu Sakti Buana berkeyakinan bahwasannya rekomendasi itu akan diberikan kepada WS sebagai Cawali Surabaya. Namun ternyata faktanya malah jatuh ke tangan Eri Cahyadi. Akhirnya kenyataan yang pahit ini terpaksa harus diterima oleh para relawan WS.

Saat disinggung mengenai rencana kedepannya, Anugerah mengatakan jika pihaknya akan menunggu instruksi dari DPP PDIP untuk strategi pemenangan selanjutnya. "Kita menunggu sampai paslon mendeklarasikan dirinya dan mendapat instruksi lanjutan dari pusat. Baru nanti kita rapatkan barusan untuk menyesuaikan dengan strategi pemenangan," pungkasnya. adt/byt

 

Berita Terbaru

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian…

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun bakal mencermati proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2026 yang direncanakan untuk menutup defisit APB…

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ibarat putri ayu, proyek pembangunan Rumah Pompa Lippo di Jalan Raya Jati sempat menjadi perhatian publik. Proyek yang digadang m…

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Keramaian di depan TMP R.Wijaya Kota Blitar yang berhadapan dngn wisata Kuliner malam tepatnya di Jalan Sudanco Supriadi, di kejutkan…

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Data Industri M…

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Deteksi dini dan cegah dini menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ser…