DPRD Minta Kwarda Steril Politik, Pramuka : Serahkan Cabang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sahat Simanjuntak dan Agus Syamsudin. SP/ Riko Abdiono.
Sahat Simanjuntak dan Agus Syamsudin. SP/ Riko Abdiono.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak mewacanakan organisasi Kepramukaan independen dan lepas dari kepentingan politik. Politisi Golkar ini meminta posisi Ketua Kwarda Jatim tidak harus dijabat Wakil Gubernur Jatim. Statemen ini menuai kecaman di internal Pramuka sendiri.

Sahat mengatakan, saat ini posisi Ketua Kwarda Pramuka Jatim yang kosong pasca ditinggalkan mantan Wagub Jatim Saifullah Yusuf karena masa jabatannya berakhir, dan kabarnya jabatan itu akan diisi oleh Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak 

“Kita tahu rata-rata Wagub itu akan maju di Pilgub Jatim. Karenanya kalau dia sebagai Ketua Kwarda Pramuka, maka pramuka yang merupakan organisasi independent harusnya jauh dari jabatan politik,” jelas Sahat, kemarin.

Sebaliknya, dia menyarankan supaya ketua Kwarda pramuka Jatim diberikan pada kepala OPD seperti Kadis Pendidikan atau Dinas Pariwisata. “Saya secara pribadi minta mulai sekarang Ketua Kwarda Pramuka dipegang oleh kepala OPD dan tidak lagi Wagub,” urainya.

Jika ada pihak yang tidak setuju dengan wacana ini, lanjut Sahat, tidak masalah. “Namanya juga statement wacana, yang gak setuju dengan saya itu wajar-wajar boleh aja itu hak orang lain  yang saya hormati,” sahutnya.

Bagi Sahat masukan ini jangan menimbulkan konfrontatif dengan Wagub Jatim Emil Dardak yang bakal mencalonkan diri sebagai Ketua Kwarda Pramuka Jatim. Sebab lembaga pramuka itu lembaga sosial yang harus dilindungi bersama. “Kalo saya atau Pak Emil itu Kan politisi.  Jadi beda dengan warga pramuka yang bebas dari politik,” sebutnya.

Sementara itu, mantan Sekretaris Kamabida Pramuka Jatim 2016-2020 Agus Syamsudin menanggapi statemen Semacam itu dikuatirkan menyinggung kader kader pramuka di bawah. “Saya kuatir melukai dan menyinggung perasaan kwarcab Pramuka yang selama ini secara organisasi sudah punya panduan Undang-Undang dan AD/ART untuk memilih ketuanya,” terang Agus, Sabtu (3/9/2020).

Menurutnya, selama aktif di organisasi Pramuka, Agus menyebut proses Musda adalah hak prerogatif kwartir cabang sebagai penentu suara. “Selama ini kami di Pramuka sudah punya prinsip memilih secara demokratis dan menghasilkan ketua Kwarda yang bekerja dengan baik memimpin pramuka di daerah,” tegasnya.

 Mantan Kepala Dinas Kehutanan Jatim ini mencotohkan, selama ini pelaksanaan Musda Kwarda Jatim selama ini Selalu berjalan secara demokratis. “Para ketua Kwarcab Tidak bisa di komando atau diatur-atur untuk tidak memilih apa yang sudah menjadi pilihan mereka masing-masing,” terang Agus yang menjadi pengurus Pramuka Jatim di era kepemimpinan Soenarjo dan Saifullah Yusuf yang keduanya adalah Wakil Gubernur Jatim.

 Hematnya, Agus meminta pihak diluar Pramuka tidak mencampuri terlalu jauh proses pergantian kepemimpinan di Pramuka Jatim. “Jangan kemudian yang tidak pernah di pramuka bikin statemen yang seakan akan lebih tahu soal pramuka,” sebut Agus. rko

 

Berita Terbaru

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…