1 dari 4 Debt Collector Gadungan Dibekuk, Lainnya DPO

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Wonocolo, Kompol Masdawati Saragih saat gelar perkara di Mapolsek Wonocolo, Surabaya, Jumat (9/4/2021). SP/Mahbub Fikri
Kapolsek Wonocolo, Kompol Masdawati Saragih saat gelar perkara di Mapolsek Wonocolo, Surabaya, Jumat (9/4/2021). SP/Mahbub Fikri

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Polsek Wonocolo bekuk seorang lelaki bernama Dori, warga Dukuh, Bulak Banteng yang mengaku sebagai debt collector.

Ia diamankan lantaran merampas kendaraan bermotor merk Honda Beat bernopol M 6513 milik korban bernama Sufiati dengan melakukan tindakan kekerasan.

Dalam melancarkan kasusnya, Dori tak sendiri, ia bersama empat rekannya melakukan kejahatan tersebut. Namun kini keempatnya masih berstatus sebagai DPO.

Disebutkan Kapolsek Wonocolo, Kompol Masdawati Saragih menyebut kasus ini terungkap pasca pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang menyebut di Jalan Kenjeran terdapat tindak perampasan dan pencurian motor. 

Saat dilakukan penyelidikan, Tim Anti Bandit Polsek Wonocol mendapati seseorang yang mencurigakan.

"Pelaku ini mengaku sebagai debt collector. Akan tetapi saat dimintai surat tugas ia tidak menyertai itu," kata Kompol Masdawati Saragih, Jumat, (9/4/2021). 

Sementara itu, Dori mengaku baru sekali ini melancarkan aksinya. Dia berhasil mendapat keuntungan Rp 1,5 juta dari perbuatan tersebut. 

"Hasilnya saya nafkahi untuk keluarga. Baru dua bulan bekerja sebelumnya bekerja sebagai kuli bangunan," kata pria 37 tahun itu.

Dari kejahatannya pelaku diancam dengan hukuman 5 tahun mendekam dalam jeruji besi. fm

 

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…