Dugaan Curang, Proses Rekrutmen Perades Bojonegoro Dihentikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Syukur Priyanto. SP/PEMKAB BOJONEGORO
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Syukur Priyanto. SP/PEMKAB BOJONEGORO

i

SURABAYAPAGI, Bojonegoro – DPRD Bojonegoro meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menghentikan proses rekrutmen perangkat desa (Perades) yang telah berlangsung di beberapa desa wilayah setempat. Penghentian proses rekrutmen tersebut karena banyak ditemukannya praktik kecurangan.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Syukur Priyanto mengatakan, dari beberapa desa yang telah menggelar rekrutmen perangkat desa banyak diprotes para peserta. Bahkan hingga ada yang demo. Sebabnya, diduga ada kecurangan dalam proses rekrutmen tersebut.

“Saya melihat dinamika perkembangan proses pemilihan perangkat desa selama ini, jujur saya merasa perihatin, banyak kecurangan,” kata Syukur, Minggu (9/5/2021).

Dikatakan Syukur, dikembalikannya wewenang rekrutmen perangkat desa kepada pemerintah desa dengan tujuan berjalan baik dan tercipta good goverment. Dengan begitu, lanjut dia, para tokoh di masyarakat maupun pemuda desa yang potensial bisa ikut dalam proses rekrutmen.

“Seperti pemuda, tokoh-tokoh masyarakat yang mempunyai kompetensi yang bagus, SDM yang bagus, punya kapasitas yang mempuni untuk mengawal pemerintah desa ini betul betul diberi kesempatan,” lanjutnya.

Namun, harapan tersebut tampaknya jauh panggang dari api. Sebab, dari evaluasi beberapa desa yang telah menggelar rekrutmen, justru banyak ditemukan indikasi kecurangan oleh panitia maupun kepala desa.

Berdasarkan temuan tersebut, Syukur meminta kepada Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, maupun Bagian Hukum agar segera menghentikan proses rekrutmen perangkat desa.

“Karena apa, indikasi kecurangan tersebut cukup menguat. Nah, persoalan ini pasti akan ada, memang ini menjadi otoritas desa. Tapi, kalau kita sebagai lembaga DPRD dan bupati diam, itu sama saja membiarkan proses ini (kecurangan) berjalan dengan baik,” kata Politisi Partai Demokrat itu.

"Kalau toh ada masyarakat yang merasa tidak puas terhadap proses pengisian Perades kemarin, kami lembaga DPRD memberikan kesempatan kepada rekan-rekan yang kemarin ambil bagian untuk klarifikasi, memberikan laporan dan sebagainya. Silahkan datang ke DPRD, kami akan berjuang bersama-sama masyarakat Bojonegoro memerangi ketidakadilan ini," pungkasnya. kj/na

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…