Tawarkan Ijasah Palsu, Dua Pelaku Raup Keuntungan Rp 5 Juta, Dibekuk Cybercrime Polda Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Effendi merealeas kasus ijasah palsu, Selasa (22/6/2021)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Effendi merealeas kasus ijasah palsu, Selasa (22/6/2021)

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Subdit Cybercrime Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar sindikat ijasah palsu. Dimana polisi amankan dua mahasiswa asal Madura dan Surabaya dalam mencetak ijazah palsu, Selasa (22/6/2021).

Dua pria berinisial MV dan BP warga Madura dan Surabaya. Mereka menawarkan ijazah palsu mulai dari SD, SMP, SMA, S1 hingga S2. Tak hanya ijazah, keduanya juga menawarkan cetak palsu KTP, KK, Akta dan Sertifikasi Satpam. Harganya bervariasi mulai dari Rp300 ribu hingga Rp5 juta.

Aksi keduanya sejak tahun 2019 dengan keuntungan hingga Rp86 juta. Mereka menyasar warga yang membutuhkan ijazah untuk melamar kerja.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko didampingi Wadirkrimsus Polda Jatim Zulham Effendi menuturkan dalam menjalankan aksinya tersebut MV dan BP menawarkan jasa sertifikat palsu di beberapa sosial media mulai dari Facebook, instagram dan whatsapp.

"Hasil dari kejahatan ini, mereka gunakan untuk menghidupi keluarga," kata Gatot, Selasa, (22/6/2021).

Dalam mencetak ijazah itu, mereka hanya bermodalkan mesin print. Korban yang disasar adalah warga yang membutuhkan ijazah untuk bekerja.

Peran keduanya sama yakni mencetak ijazah dan menawarkannya. Polda Jatim masih akan mengembangkan kasus ini sebab yang didapat dari barang bukti hanya nama pemesan tidak disertai alamat lengkapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis pasal 35 jo 51 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan pasal 263 KUHP dengan hukuman penjara selama enam tahun.nt

Berita Terbaru

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…