Bripka Nuril Dicopot dari Kanit Binmas, Gegara Sang Istri Lakukan Cyberbullying

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bripka Nuril mendampingi istrinya Luluk Nuril usai melakukan mediasi dengan korban di SMKN 1 Kota Probolinggo, Kamis (7/9/2023).
Bripka Nuril mendampingi istrinya Luluk Nuril usai melakukan mediasi dengan korban di SMKN 1 Kota Probolinggo, Kamis (7/9/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Selebgram Probolinggo, Luluk Sofiatul Jannah alias Luluk Nuril, dinilai Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah melakukan kekerasan verbal di media sosial atau cyberbullying kepada murid SMK. Akibatnya, korban menjadi hilang percaya diri dan sempat berniat berhenti melakukan praktik kerja lapangan (PKL).

Luluk Sofiatul Jannah, sendiri merupakan istri anggota Polri berpangkat Bripka yakni Bripka Nuril Huda. Ia mendadak jadi sorotan setelah Luluk Nuril, viral di media sosial, usai membentak seorang siswi yang sedang magang di sebuah swalayan di Probolinggo.

Bripka Mochamad Nuril Huda merupakan seorang anggota Polri yang bertugas di salah satu polsek di Probolinggo dan menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Tiris, Probolinggo.

Sebelummya, Luluk dan suaminya juga membagikan momen perayaan atas kenaikan pangkat Bripka Nuril sebagai Penjabat Kepala Bagian Pembinaan Masyarakat Polres Tiris. Namun, momen bahagia ini tidak berlangsung lama karena Luluk Nuril dan suaminya menghadapi ancaman sanksi yang serius akibat viralnya video sang istri yang memarahi siswi magang.

Bripka Nuril Huda, kini dicopot dari jabatan dan akan menerima sanksi berat akibat dari ulah sang Istri yang viral akibat memarahi siswi magang. Tindakan pencopotan tersebut menurut surat resmi telegram efektif sejak 1 September 2023.

 

Disidang Etik

Selain pencopotan, keduanya akan menjalani sidang kode etik. Perintah pemeriksaan itu, dilontarkan langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto, melalui Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Dirmanto.

Hal ini dipertegas oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, yang meneruskan pesan dari Kapolda Jatim. "Secepatnya akan diproses (sidang kode etik). Sementara ini prosesnya menuju sidang masih berjalan dan akan sesegera mungkin," kata Wisnu saat ditemui di ruangannya, Kamis (7/9/2023).

Sementara itu, sanksi pencopotan jabatan sudah diterima Bripka Nuril. Awalnya, ia menjabat sebagai Kanit Binmas, lalu kini menjadi staf di Polres Probolinggo. Sidang kode etik akan dilakukan untuk memberi kepastian hukum.

"Sanksi pencopotan sudah kami lakukan, dan sekarang sudah dikembalikan juga (bertugas) di Polres," pungkasnya.

 

Mediasi di SMKN 1 Probolinggo

Sementara itu, kasus ini telah berakhir damai setelah dimediasi. Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana menghadiri mediasi di SMKN 1 Kota Probolinggo, tempat korban bersekolah. Ia memimpin langsung mediasi ini. Hadir pula jajaran anggota Polres Probolinggo, Polsek Tiris, orang tua korban, pihak sekolah dan pihak swalayan.

Luluk pun hadir didampingi suaminya, Bripka Muhammad Nuril. Di hadapan awak media, seleb TikTok yang mengenakan baju garis hitam putih itu tertunduk menahan tangis. Ekspresi ini berbeda 180 derajat dari yang biasanya ditampilkan di akun media sosial pribadinya.

Wisnu mengatakan, semua pihak dalam kasus yang jadi perbincangan hangat beberapa hari terakhir ini sudah berdamai. Mereka juga saling memaafkan satu sama lain.

 

Lakukan Kekerasan Verbal

Meski berakhir damai, namun KPAI menyoroti dampak cyberbullying kepada siswa yang masih bersekolah. Hal ini dapat mengganggu psikologis, karena cyberbullying yang dilakukan di dunia maya, bersifat kekerasan verbal.

"KPAI berpendapat bahwa apa yang dilakukan seleb tersebut termasuk kategori kekerasan, yaitu kekerasan verbal, yang dilakukan melalui media sosial TikTok (cyberbullying)," kata komisioner KPAI, Kawiyan, dalam keterangannya, Kamis (7/9/2023).

Menurut informasi yang didapat KPAI, korban yang berinisial LNAS sempat menyatakan akan berhenti mengikuti PKL. Korban merasa malu kepada teman-temannya setelah kasus viral tersebut.

"Informasi dari pihak sekolah, walaupun siswa LNAS sudah kembali mengikuti PKL, ia tidak lagi mau ditempatkan di bagian yang berhubungan dengan costumer, tetapi memilih di bagian belakang yang tidak berhadapan dengan costumer. Itu adalah bukti nyata bahwa siswa LNAS telah kehilangan rasa percaya diri dan kehilangan keberanian untuk berkomunikasi dengan orang lain," katanya.

"Sangat dipahami jika LNAS merasa malu atas beredarnya video TikTok tersebut. Dan itu merupakan dampak nyata dari cyberbullying yang dialami seorang anak," ujarnya.

 

Korban Bisa Depresi

Menurut KPAI , ada efek negatif dari cyberbullying pada psikologi korban, khususnya korban anak. Korban akan depresi, mudah marah, gelisah, dan beberapa gejala lainnya.

"Secara singkat dapat kami jelaskan di sini bahwa cyberbullying punya dampak psikologis, yaitu depresi, mudah marah, gelisah, menyakiti diri sendiri, dan bahkan berpotensi membuat korban untuk melakukan percobaan bunuh diri. Selain itu, ada dampak kepada kehidupan sekolah yaitu penurunan prestasi, jarang hadir ke sekolah, selalu bermasalah di sekolah, dan susah untuk menyesuaikan diri saat di sekolah," katanya.

 

Saran KPAI Luluk Diproses

Melihat efek buruk dari cyberbullying, KPAI berharap proses hukum akan terus berjalan sesuai kadar kesalahan. Menurut KPAI, Luluk Nuril, yang juga istri polisi, harus mempertanggungjawabkan kesalahannya.

"Walaupun pelaku sudah menyampaikan permintaan maaf, proses hukum harus tetap berlanjut sesuai dengan kadar kesalahan. Jangan sampai latar belakang pelaku yang merupakan anggota Polri menjadikan yang bersangkutan dapat bebas begitu saja. Pelaku, yang merupakan orang dewasa dan sebagai istri dari oknum Polri, mestinya dapat memberikan contoh bagaimana memperlakukan seorang anak, dan bagaimana juga mestinya menggunakan media sosial," ucapnya. n pr-3/ham/rmc

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…