UMKM Kerajinan Tembaga Lereng Merapi-Merbabu Tembus Pasar Asia-Eropa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beragam produk UMKM Tatik Handicraft saat mengikuti Solo Great Sale 2023 di Solo Paragon. SP/ SLO
Beragam produk UMKM Tatik Handicraft saat mengikuti Solo Great Sale 2023 di Solo Paragon. SP/ SLO

i

SURABAYAPAGI.com, Solo - Sentra UMKM kerajinan tembaga dan kuningan yang berada di Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah tepatnya di lereng Gunung Merapi-Merbabu ini menjadi pusat pengolahan tembaga sejak zaman Mataram, bahkan kini tembus pasar Asia hingga Eropa.

Oleh karena itu, sebagian besar masyarakat Desa Tumang memiliki keahlian membuat kerajinan dari tembaga secara turun-temurun. Termasuk Tatik Kusrini, salah satu UMKM kerajinan tembaga.

Awalnya Tatik belum memiliki bengkel untuk membuat produk kerajinan tembaga, kini sudah berdiri tempat produksi di samping rumah. Masih berada di halaman rumah, Tatik juga akhirnya memiliki ruangan khusus yang disulap menjadi galeri untuk memajang hasil kerajinan tembaga produksinya.

Seperti, saja lampu gantung, lampu dinding, lampu nabawi, alat makan seperti gelas, teko, mangkok, gunungan, jam dinding, kaligrafi, tempat lilin, vas bunga, hingga bathtub.  

Usaha wanita kelahiran Boyolali, 24 April 1975 ini juga menghasilkan omzet yang cukup besar, antara Rp 25 juta hingga Rp 100 juta per bulan, tergantung dari jumlah pesanan.

Kini, Tatik Handicraft menjadi salah satu dari 150 UMKM dari 64 wilayah di Indonesia yang lolos dalam proses kurasi. Dari pameran ke pameran inilah, produk Tatik Handicraft kian dikenal. Ia memiliki banyak pelanggan dan pesanan yang tak hanya datang dari Indonesia, tetapi juga mancanegara.

Lebih lanjut, Tatik mengaku sudah mengekspor produk kerajinan tembaganya ke sejumlah negara di kawasan Asia, Australia, Eropa, hingga Amerika Serikat. 

"Alhamdulillah, kerajinan tembaga produksi Tatik Handicraft bisa diterima di luar negeri. Seperti Brunei, Malaysia, Amerika, negara di Timur Tengah, Bangkok, Spanyol, Australia," katanya.

Produk yang diekspor pun beragam. "Kebanyakan seperti perendam kaki, bathtub, lampu gantung seperti yang di kafe-kafe, alat makan, chafing dish," tambah Tatik, Jumat (22/03/2024).

Sementara untuk pelanggan di Indonesia, Tatik Handicraft juga kebanjiran pesanan dari sejumlah pemerintah daerah, kementerian/ lembaga, hotel, bandara, kafe, hingga perorangan. 

"Beberapa waktu yang lalu, kami juga mendapat pesanan custom logo dari Kejaksaan di Surabaya dan Basarnas," ujar Tatik. slo-01/dsy

Berita Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM) melaksanakan kegiatan Gardu…

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Petisi yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) untuk menghentikan sementara program Makan Bergizi G…

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…