Rasanya yang Unik, Buah Naga Kuning di Banyuwangi Banyak Diburu

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 28 Jun 2024 14:14 WIB

Rasanya yang Unik, Buah Naga Kuning di Banyuwangi Banyak Diburu

i

Budidaya buah naga kuning yang tengah menjadi primadona dan diburu banyak orang. SP/ BNY

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Petani di Banyuwangi dikenal dengan sentra pemasok buah naga terbesar di indonesia. Tak hanya membudidayakan buah naga merah dan putih, namun juga buah naga kuning yang memiliki rasa unik hingga banyak diburu pembeli.

Pasalnya, varietas jenis naga kuning ini memiliki rasa yang unik, perpaduan rasa buah anggur dan leci. Tampilan buahnya juga eksotis, dengan warna kulit kuning keemasan. Inilah yang membuat varietas ini menjadi primadona. 

Baca Juga: Menparekraf Tawarkan Desa Wisata di Banyuwangi ke UN Tourism

Mulyadi salah satunya, petani dari Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran di Banyuwangi yang sukses menekuni budidaya buah naga kuning varietas Golden Isis itu sejak setengah tahun lalu. Selain harganya yang cukup menggiurkan, tak hanya Mulyadi akan tetapi sejumlah petani lain di desa itu juga tertarik untuk menanam varietas tersebut.

"Harganya juga cukup tinggi. Saat ini di pasaran sudah mencapai Rp 50.000 per kilogram. Sementara buah naga merah di bawahnya," kata Mulyadi, Jumat (28/06/2024).

Dalam 1,5 tahun masa tanam dia mengaku sudah melakukan panen sebanyak 7 kali dengan hasil mencapai 2 ton. Dia menyebut, produknya sudah memenuhi standar kualitas supermarket.

Baca Juga: UNAIR Buka Pendaftaran Kedokteran di Banyuwangi

"80 persen hasil panen kami dipasok ke supermarket di wilayah Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta," ungkap Mulyadi. 

Sementara Bupati Ipuk sangat mendukung upaya para petani buah naga di desa dengan mengembangkan varietas baru. Selain memberikan pendampingan secara intensif oleh tenaga penyuluh pertanian, juga ada bantuan pupuk, pelatihan sambung pucuk hingga bantuan bibit.

Baca Juga: Pulau Bransring, Surga Tersembunyi di Banyuwangi yang Pukau Wisatawan

"Kita memang harus jeli melihat peluang pasar. Selain memperkaya potensi pertanian daerah, ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan petani karena harganya yang tinggi," ujar Ipuk. 

Sebagai informasi, selain di Kecamatan Pesanggaran, di Banyuwangi, buah naga kuning juga dikembangkan beberapa daerah lainnya. Seperti Kecamatan Muncar, Giri, dan Gambiran. bny-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU