Kolaborasi Mahasiswa Indonesia dan Timor-Leste di UNUSA: Secercah Harapan Lewat Pemberdayaan ODGJ

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Partisipasi aktif Ribeilizho Carrol Lay Gloria Guterres, atau yang akrab disapa Larry, mahasiswa semester tiga Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA) di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. SP/ NI
Partisipasi aktif Ribeilizho Carrol Lay Gloria Guterres, atau yang akrab disapa Larry, mahasiswa semester tiga Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA) di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. SP/ NI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Hubungan erat antara Indonesia dan Timor-Leste terus menunjukkan hasil positif, salah satunya di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. 

Salah satu contohnya adalah partisipasi aktif Ribeilizho Carrol Lay Gloria Guterres, atau yang akrab disapa Larry, mahasiswa semester tiga Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA).

Larry, yang berasal dari Timor-Leste, memilih UNUSA dengan tujuan mulia. "Saya berusaha keras agar diterima kuliah di FK UNUSA karena kebutuhan tinggi akan dokter di tempat saya berasal," kata Larry, Senin (23/12/2024).

Sebagai mahasiswa, Larry tidak hanya aktif belajar, tetapi juga terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat.

Tahun ini, Larry dan mahasiswa lintas program studi seperti Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Manajemen, dan Sistem Informasi, bersatu dalam program pemberdayaan akselerasi digital bisnis kuliner untuk Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Larry mengakui sempat skeptis tentang kemampuan ODGJ dalam program ini. "Awalnya, saya ragu apa ODGJ bisa dilatih memasak. Tapi setelah melihat hasilnya, saya yakin pemberdayaan yang baik bisa melawan stigma," ungkap Larry. 

Pengalaman ini memberikan inspirasi bagi Larry untuk mengembangkan metode kreatif dalam membantu pasien saat kembali ke Timor-Leste. “Saya akan membawa semangat ini untuk mengabdi sebagai dokter di tanah kelahiran saya,” tambahnya.

Program ini juga menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Dimas Indrajati (S1 Manajemen) dan Devi Nadya (S1 Sistem Informasi). Keduanya bertugas mengembangkan sistem administrasi dan keuangan digital sederhana untuk dilatihkan kepada ODGJ.

"Awalnya kami tidak menyangka bisa mengajarkan hal ini kepada ODGJ, tapi ternyata mereka mampu memahami dan menerapkannya," papar Dimas. 

Ketua Tim Pemberdayaan Industri Rumah Tangga-Usaha Mikro (P.IRT-UM) UNUSA, Nuzulul Fatimah, menambahkan bahwa program ini dirancang dengan hati-hati.

"Kami harus memastikan kesiapan ODGJ sebelum mereka mengikuti program ini hingga tuntas,” ujarnya.

Program pemberdayaan yang berjalan dari Oktober hingga Desember ini melibatkan 40-an peserta, termasuk ODGJ, keluarga mereka, kader kesehatan, dokter, dan perawat komunitas. 

Program ini didukung penuh oleh dana hibah dari Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen DIKTI).

“Kepercayaan ini semakin memperkuat posisi UNUSA dalam klasterisasi mandiri berdasarkan pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa niat baik mampu menghasilkan manfaat besar bagi masyarakat,” tutup Nuzulul Fatimah.

Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, program ini tidak hanya membuka peluang bagi ODGJ, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, baik di Indonesia maupun Timor-Leste. lni

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…