Antisipasi Balap Liar saat Ngabuburit, Satlantas Polres Blitar Lakukan Operasi di Area Bendungan Wlingi Raya

Petugas membubarkan segerombolan pemuda yang berkumpul di area bendungan Wlingi Raya. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Seperti yang disampaikan Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK setiap apel paginya dihadapan anggotanya selalu menekankan jaga Kamtibmas yang betul betul kondusif, bersamaan dengan datangnya bulan Puasa. Orang nomor satu di jajaran Polres Blitar ini sekaligus memerintahkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

Untuk itu, Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Blitar pada Sabtu (9/4-22) sore jelang Ngabuburit (jelang buka puasa) satuan Unit Turjawali yang dikomandani Ipda Lutfi Prasetia Rokhman.S.Psi melakukan operasi di Bendungan Wlingi Raya.

"Sesuai perintah dan pesan pimpinan, kami terus meningkatkan  melaksanakan patroli jalan raya apa lagi bulan bulan puasa sampai jelang sore aktivitas masyarakat lebih padat, selain untuk menekan terjadinya kecelakaan juga keselamatan saat berkendaraan di jalan raya,  apalagi rata rata anak anak muda bawa motor menuju tempat tongkrongan untuk nunggu berbuka puasa," kata Kasat Lantas AKP Ketut Adhitya Yasa Putra SH.S.IK.M.Si pada Surabaya Pagi.

Pelaksanaan operasi oleh Unit Turjawali selama hampir 90 menit itu petugas berhasil menjaring 22 kendaraan bermotor roda dua, dan mereka yang terjaring rata rata berusia 16 sampai 20 tahun dengan berbagai motor yang sudah dimodifikasi, bahkan ada 6 motor yang gunakan roda cacing (kecil) selain motor protolan, dan 3 buah motor berknalpot brong.

"Kami mengamankan 22 pengendara motor yang siap siap akan uji keterampilan (Balap liar) dari 22 motor itu kedapatan 6 roda motor roda motornya dimodifikasi kecil (ala Cacing), selain tanpa perlengkapan sempurna dan perlengkapan surat motornya," kata Ipda Lutfi Prasetia Rokhman mewakili Kasat Lantas Polres Blitar.

Dalam operasi itu selain ditindak sesuai perundang undangan (Tilang) mereka juga diberi arahan oleh Ipda Lutfi tentang keselamatan ketika berkendaraan bermotor, dan yang lebih menariknya, selain di tindak (tilang) dan teguran dan mendapat pencerahan, saat terdengar suara Adzan mereka diajak makan buka bersama, dan tanpa rasa sungkan anak anak remaja itu pun menyantap nasi bungkus dan minuman untuk berbuka bersama petugas.

"Saya kapok Pak, tidak mengulangi lagi, tadi boncengan dengan teman, memang saya gak pakai helm dan kaca spion nya juga tidak ada," kata Eka Sulistya  19 warga Desa/Kec.Selorejo, sambil menunjukan SIM C nya.

Catatan hasil operasi 22 kendaraan yang disita petugas rinciannya 6 motor protolan dan ban cacing, 10 tanpa surat kendaraan, 6 pelanggar lainnya  selain motor protolan juga  tanpa memiliki SIM.

"Setelah mereka menjalani persidangan, kendaraan bisa di ambil di kantor dengan syarat membawa perlengkapan motor, selain itu juga menunjukan STNK motornya." Pungkas Ipda Lutfi. Les