Facebook Bupati YES Dihack, Masyarakat Diminta Waspada

Percakapan akun yang membobol Facebook pak YES dengan salah satu warga yang berteman dengan bupati YES (kanan), Akun Facebook milik bupati sudah kembali normal dengan foto profil satu keluarga (kiri). SP/MUHAJIRIN KASRUN

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sudah seminggu ini akun Facebook Bupati Lamongan Yuhronur Efendi terkena hacker. Akun dengan nama lengkap Yuhronur Efendi tersebut disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, mulai dari meminta pulsa dan pinjam uang.

Akun yang semula foto profilnya bupati dengan menggunakan setelan jas hitam dan dasi merah itu, seperti yang disampaikan oleh pak YES biasa masyarakat memanggilnya itu, dengan cara mengirim messenger. "Iya betul sudah seminggu ini akun Facebook saya diretas," kata pak YES saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, Kamis (25/3/2021).

Disebutkan olehnya, akun Facebook miliknya itu diketahui diretas, setelah dirinya mendapatkan laporan dari berbagai kolega yang berteman di Facebook. "Kaget setelah ada yang laporan benar atau tidak pak bupati minta pulsa dan pinjam uang," kata pria yang juga mantan Sekda Lamongan menirukan wa dari berbagai kolega.

Karena tidak merasa, dirinya lantas membalas komunikasi itu, dan ia memastikan kalau Facebook nya terkena hacker, dan meminta semua jaringan dan koleganya untuk hati-hati agar tidak menghiraukannya. "Sudah saya sampaikan kalau ada yang menerima messenger pinjam uang dan minta pulsa jangan dihiraukan," pinta YES saat dihubungi melalui WhatsApp.

Usai Facebooknya diretas, bupati yang baru menjabat 1 bulan ini, memperbaiki facebooknya dan pada Kamis (25/3/2021) sekitar pukul 15.30 WIB, akun yang masih dengan nama lengkapnya Yuhronur Efendi, diganti foto profilnya dari yang semula pakai jas, diganti foto bersama dengan keluarganya.

Saat pergantian foto profil itu, bupati YES menuliskan pesan yang diharapkan semua kolega yang berteman selama ini,  bisa mengetahui nya kalau Facebook nya telah bermasalah dan ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkannya, agar tidak terpancing. "Iya tadi saya sudah sampaikan himbauan di akun Facebook saya," jelasnya.

Isi pesan yang disampaikan YES di akun Facebook nya diantaranya. "Kolega sahabat dan teman2 saya. Jika ada yang meminta nomor Hape kode2 tertentu atau konfirmasi/permohonan apapun atas nama saya mohon  untuk abaikan karena sesungguhnya bukan dari saya. Banyak akun baru² ini yang menduplikasi dengan memuat foto profil saya. Oleh karenanya abaikan saja jika ada yang meminta" demikian isi himbauan dari nya.

Meski Facebook nya terkena retas dan saat ini sudah kembali aktif, bupati milenial ini tidak buru-buru melaporkan kasus ini ke Kepolisian untuk membantu mencari peretas Facebook nya. "Belum sampai kesitu, yang pasti sekali lagi saya berharap kolega-kolega dan masyarakat Lamongan untuk tetap waspada dan tidak gampang percaya pada yang begitu-begituan," harapnya.  jir