Kafe Langgar Aturan PPKM di Juanda Ditertibkan

Petugas saat memeriksa salah satu kafe yang menjual minuman keras.

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Satgas prokes Sidoarjo kembali melakukan razia gabungan di salah satu kafe di daerah Juanda Sidoarjo pada Senin (19/7) malam.

Dalam razia tersebut, petugas menjumpai banyak minuman keras yang dijual di salah satu kafe. Tak hanya itu, petugas juga mendapati adanya aktivitas makan di tempat (dine in), tidak jaga jarak serta masih ada live musik.

Wakil Bupati Subandi yang turut serta kegiatan razia sekaligus pemimpin razia membubarkan kegiatan tersebut.

“Sangat disayangkan dalam kondisi pandemi pada ppkm darurat  ini masih ada kegiatan berkerumun seperti ini, live musik serta ditemukan puluhan botol miras dijual,” ungkap Wabup Subandi.

Dia menginstruksikan pada Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP Sidoarjo, Kecamatan, Polsek, Koramil hingga Desa berkoordinasi dengan baik untuk tegas. Kemudian memasifkan sidak seperti, jangan sampai kegiatan terus berjalan, namun harus di tutup permanen karena tidak mengantongi izin.

“Jangan sampai kegiatan semacam ini, terus berjalan, apabila terulang kembali, akan kami turunkan surat, serta alat bego dibawa untuk pembongkaran cafe tersebut,” pesan Wabup Sidoarjo.

Subandi menyampaikan, tindakannya kali ini memperingatkan masyarakat untuk mematuhi PPKM Darurat yang diterapkan di Sidoarjo sejak 3 Juli lalu. “Jangan sampai image doli sudah pindah di Sedati, sangat disayangkan karena Jalan Raya Juanda ini adalah Pintu akses masuk Bandara Juanda Domestik maupun Internasional di Sidoarjo,” terang dia.

Dikatakan, lonjakan angka kasus Covid-19 meningkat tajam, Rumah Sakit dan Puskesmas sudah over load, ekonomi juga sedang sulit. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah sangat berupaya menyukseskan PPKM Darurat ini dengan memberikan bantuan sosial untuk warga Sidoarjo.

Ini  agar selama PPKM Darurat dapat tetap dirumah dahulu membatasi aktivitas, agar perununan angka penyebaran virus Covid-19 ini perlahan menurun dan PPKM Darurat ini dapat dikatakan efektif.

Untuk itu perlu kerjasama dan kesadaran semua pihak bahwa ini demi keselamatan semua masyarakat.

“Harapan kami pandemi ini segera berakhir dan perekonomian segera pulih sehingga tidak berlarut – larut.  Camat, Kapolsek, Kepala Desa  setempat dihimbau untuk lebih tegas lagi dalam penertiban dan penegakan disiplin selama PPKM Darurat. “Tempat usaha ini kami tutup, karena meresahkan warga lainnya,” tandas Wabup Subandi.