Mantan Buruh yang Sukses Jadi Peternak Sapi

Haji Mat Aji dengan salah satu sapi ternaknya. SP/ LMP

SURABAYAPAGI.com, Lampung - Haji Mat Aji merupakan pengusaha sukses yang memulai usahanya mulai dari nol. Haji Mat AJi mengawali karirnya sebagai seorang buruh peternakan, hingga akhirnya bisa dikatakan sebagai ‘rajanya peternak sapi di Lampung’.

Ia mengaku jika dulunya keluraganya hidup pas-pasan. Latar belakang ekonomi keluarga yang demikian membuat dirinya menghabiskan masa remaja untuk turut banting tulang membantu orang tua. Pekerjaan apapun dilakoninya, meskipun berupa kerja kasar, seperti menjual rokok bahkan mengojek.

Saat ia menjadi tukang ojek itulah, muncul keinginan Mat Aji untuk ‘berkecimpung di dunia sapi’. Suatu hari, ia pun mendapatkan penumpang yang merupakan pedagang sapi yang kemudian menjadi pelanggannya. Sering antar jemput ‘si pedagang sapi’, Mat Aji pun memperhatikan kehidupannya yang tampaknya enak menjadi pedagang sapi.

Mat Aji pun lantas mendapatkan kepercayaan untuk ikut jual beli sapi. Ia mendapatkan pinjaman modal untuk memulai usahanya tersebut. Satu modal pokok yang menyertainya adalah ‘kejujuran’ yang akhirnya mendapat banyak kepercayaan dari pedagang atau pemilik sapi. Usahanya tak sia-sia hingga akhirnya mampu meraup keuntungan sekitar Rp 1 juta pada 1983-an. Angka tersebut sangat besar untuk ukuran pada waktu itu.

Ia mengawali kiprahnya di dunia perternakan sebagai buruh. Pekerjaannya adalah menuntun sapi kemana-mana. Tak puas dengan apa yang dilakoninya, ia pun lantas memberanikan diri terjun di bisnis peternakan sapi. Pada 1988-1990 sapinya sudah berjumlah 10-30 ekor.

Sapi-sapi yang dipeliharanya adalah sapi-sapi lokal seutuhnya. Dari 1.000 sapi yang dipelihara, 300 ekor diantaranya berupa sapi indukan. Adapun jenis-jenis sapi itu diantaranya adalah Sapi Limosin, Sapi Simental, Sapi Bali, Sapi Ongol, Sapi PO, dan sebagainya.

Sapi-sapi tersebut memiliki bobot  berkisar antara 700 kg hingga 1 ton per ekor sapi. Oleh karena jumlah sapi peliharannya mencapai 1.000 ekor dan sekitar 30 ekor sapi lahir setiap bulannya. Sehingga jika diperhitungkan dengan jumlah yang konstan kelahiran sapi setiap bulannya, maka saat ini jumlahnya sudah jauh lebih banyak dari 1.000 ekor.

Mat Aji menjual sapinya dengan hitungan per kilo gram bobot hidup. Kala itu, sapi-sapinya dibanderol Rp44.000-45.000/kg bobot hidup. Dalam setiap bulannya, ia mampu menjual hingga 15 ekor sapi. Dsy3