Kena Kanker, Merasa Bahagia

Feby Febiola

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Feby Febiola telah menyelesaikan perjuangannya melawan kanker ovarium. Kini, sel kanker tak lagi bersarang di tubuhnya setelah ia menjalani pengobatan termasuk kemoterapi.

Kini, ia pun pasrah dalam menjalani hidup dan merasa “lebih” Bahagia sebelum terkena kanker. "Yah lebih lepas dan bagaia. Endingnya kehilangan rahim. Enggak ada pilihan lain karena memang bahaya sekali kalau enggak diambil," kata dia saat menjadi tamu podcast Close The Door di kanal Youtube Deddy Corbuzier, Rabu (25/11/2020).

Ia menuturkan, bermula dari rasa mudah lelah yang dirasakan selama setahun. Saat itu, Feby berpikir kelelahan ini akibat usia. Tak terpikir olehnya bakal terkena kanker. Bahkan ia bisa saja membuat buku dengan judul seperti, "Bahagia Terkena Kanker".

"Iya bisa banget, karena setelah sesuatu yang buruk terjadi sama kamu, lo akan melihat semuanya tuh kayak anak kecil," paparnya.

Feby Febiola lalu menceritakan kembali awal mulai ia divonis dokter menderita kanker. Wanita berusia 42 tahun ini sempat berasa bahwa ada yang tidak beres dengan tubuhnya. "Jadi gue sebenarnya sudah merasa ada yang salah denganku selama setahun. Tapi gue enggak tahu kenapa, akhirnya cek dan ditemukan tumor," jelasnya.

Saat divonis dokter ia sangat panik. Namun perlahan ia ikhlas menerimanya dan menjalani seluruh rangkaian pengobatan dengan baik hingga akhirnya sembuh.

"Dokter bilang jangan panik dulu ini bisa jadi jinak. Ya awalnya panik, gue enggak pernah berpikir dalam tubuh gue ada tumor, karena hidup gue juga enggak macam-macam, sehat aja, makan sehat, olahraga," ia mengakhiri.

Setelah menjalani operasi pengangkatan rahim serta kemoterapi, tubuh Feby Febiola akhirnya dinyatakan bersih dari sel kanker. Ia sangat mensyukuri hal ini.

Kendati sudah diangkat rahimnya, dokter tetap menyarankannya untuk melakukan kemoterapi. "Ternyata tumor itu sudah pecah, jadi harus diatasi takut menyebar," ujarnya.

Tumor dihancurkan melalui kemoterapi itu dilakukan sebanyak enam kali yang berimbas rambutnya rontok. Dimana kini ia pun memilih mencukur habis rambutnya.

Seperti diketahui, Feby Febiola lahir di Jakarta, pada 24 Mei 1978. Ia merupakan keturunan Tionghoa-Belanda dari sang ayah, Edward Hindarta dan keturunan Batak dari ibunya, Susi Sitanggang. Feby mengawali karier di dunia entertainment dengan menjadi model majalah remaja.

Ia kemudian melebarkan sayap ke dunia seni peran dengan membintangi sinetron Mawar Sejati Mawar Berduri dan Di Antara Dua Pilihan pada 1998. Popularitasnya makin menanjak ketika memerankan karakter Tante Amerika di serial televisi laris tahun 90-an, Tersanjung. dsy/we