Korban Keracunan di Ngawi Bertambah Jadi 65

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah warga yang mengalami keracunan saat dirawat di rumah sakit.
Sejumlah warga yang mengalami keracunan saat dirawat di rumah sakit.

i

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi - Korban keracunan akibat menyantap nasi kotak syukuran di Ngawi terus bertambah. Sebelumnya yang dilaporkan korban keracunan berjumlah 51, kini korban keracunan menjadi 65 orang.

Bahkan kini yang korban yang dirawat di puskesmas maupun rumah sakit berjumlah 20 orang, yang sebelumnya hanya 8 orang. Keracunan nasi kotak itu terjadi di Desa Sukowiyono, kecamatan Padas.

“Jadi yang kemarin 51 total korban keracunan. Kini bertambah jadi 65. Hari ini (Selasa 22/6) masih perawatan baik di Puskesmas maupun di RSUD Ngawi,” ujar Bidan Desa Sukowiyono, Galuh Wigati, saat dikonfirmasi, Selasa (22/6).

Puluhan korban keracunan yang menjalani perawatan terdiri dari 13 warga di Puskesmas Padas, lima di Puskesmas Karangjati dan dua di RSUD Ngawi.

Kemudian 65 korban keracunan nasi kotak itu terdiri dari 57 warga Desa Sukowiyono, lima warga Desa Lego Kulon dan tiga warga Desa Sambiroto. Korban keracunan mengalami diare, muntah dan sebagian demam.

Sebelumnya diberitakan, puluhan warga mendapat kiriman nasi kotak dari pasangan suami istri SG (26) dan SF (23) warga Desa Sukowiyono, kecamatan Padas pada Minggu (20/6). warga mulai merasakan gejala keracunan pada Senin (21/6) pagi.

Polisi sudah mengambil sampel dari nasi kotak tersebut. Polisi juga sudah memeriksa pasutri yang menggelar syukuran dengan membagikan puluhan nasi kotak tersebut.

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Terima Audiensi dan Silaturahmi Kepala Imigrasi Blitar dan UPT Pemasyarakatan

Kapolres Blitar Terima Audiensi dan Silaturahmi Kepala Imigrasi Blitar dan UPT Pemasyarakatan

Rabu, 12 Agu 2026 15:10 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Kapolres Blitar menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi dari Kepala Imigrasi Blitar, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak …

Tingkatkan Disiplin dan Profesional Personil, Kapolres Blitar Pimpin Pemeriksaan Senpi Anggotanya

Tingkatkan Disiplin dan Profesional Personil, Kapolres Blitar Pimpin Pemeriksaan Senpi Anggotanya

Rabu, 12 Agu 2026 15:09 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melaksanakan kegiatan mitigasi dan pemeriksaan senjata api (senpi) yang digunakan oleh anggota jajaran Polres Blitar,…

Warga Tulungagung Diminta Waspada, Seekor Buaya Muncul di Perairan Pantai Popoh

Warga Tulungagung Diminta Waspada, Seekor Buaya Muncul di Perairan Pantai Popoh

Rabu, 12 Agu 2026 14:54 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini, viral adanya kemunculan seekor buaya muara muncul di perairan Pantai Popoh, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.…

Harga Tomat di Magetan Anjlok Rp 1.500 Per Kilogram, Padahal Hasil Panen Melimpah

Harga Tomat di Magetan Anjlok Rp 1.500 Per Kilogram, Padahal Hasil Panen Melimpah

Rabu, 12 Agu 2026 14:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Musim kemarau menjadi momentum yang membuat para petani tomat di Magetan meringis. Padahal di musim panen kali ini komoditas…

Deteksi Kesehatan Dini Jadi Kunci, Ibu Hamil Tak Perlu Takut Anemia dan KEK

Deteksi Kesehatan Dini Jadi Kunci, Ibu Hamil Tak Perlu Takut Anemia dan KEK

Rabu, 12 Agu 2026 14:36 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kondisi anemia dan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil perlu mendapat perhatian sejak dini. Pasalnya,…

Petani di Nganjuk Modifikasi Elipiji 3 Kg untuk Diesel Demi Tekan Biaya BBM

Petani di Nganjuk Modifikasi Elipiji 3 Kg untuk Diesel Demi Tekan Biaya BBM

Rabu, 12 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Demi mengatasi mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM), para petani di Desa Mabung, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk menyiasati…