Jokowi, Menjembatani antara Siapa dan Siapa ?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Peristiwa politik terbaru, ada pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Minggu (18/2/2024) malam.

Koordinator Staf Presiden Ari Dwipayana dan Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, memberi keterangan secara berbeda.

Senin pagi (19/2), Presiden Joko Widodo ikut merespon. Ia mengatakan dirinya ingin menjadi jembatan bagi semua pihak.

Jokowi mengklaim pertemuannya dengan Surya Paloh sebagai penghubung atau jembatan untuk semua hal. Ia hanya ingin menjadi penghubung komunikasi terhadap semua hal, perihal urusan-urusan politik seluruhnya diserahkan kepada partai-partai politik di tanah air.

Menurut Jokowi pertemuan tersebut hanya sekedar pertemuan biasa dan wajar saja pihaknya juga membahas politik.

Pertanyaanya, Jembatan antar parpol siapa dengan siapa? Apa ada parpol non Koalisi Indonesia Maju yang minta dijembatani bergabung dengan Prabowo-Gibran?

Pertanyaan ini muncul, karena adanya perbedaan suara terkait siapa yang menginginkan pertemuan tersebut.

Apalagi, Surya Paloh, pengusung pasangan nomor 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, yang berbeda dengan koalisi capres 02 yang didukung Jokowi.

 

***

 

Dalam catatan jurnalistik saya, selama masa kampanye pilpres 2024, Jokowi, jadi sosok yang disorot publik. Ini terkait kerancuannya, Jokowi sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan kepala keluarga.

Akal sehat saya juga binggung membaca pernyataan pernyataan Jokowi saat masa kampanye. Mana yang domain kepala keluarga (ayah Gibran) dan penyelenggara negara.

Riil, Jokowi kini masih menjadi pemimpin kabinet sampai Oktober 2024.

Saya sebagai jurnalis juga mencoba membaca aspirasi Jokowi.

Akal sehat saya mengakui Jokowi adalah tokoh kunci penentu pada pemilihan presiden 2024.

Saya tak tahu penilaian sebagian ketua umum partai non koalisi Indonesia Maju.

Catatan saya, sorotan pro kontra terhadap, katakan cawe cawenya Jokowi, tak jauh dari konteks keberlanjutan program kerja dan pembangunan yang dirintisnya.

Kelompok yang pro dan kontra, pasti mengakui eksistensinya sebagai presiden petahana dua kali.

Wajar Jokowi memiliki basis pemilih yang kuat dan tersebar di seluruh Indonesia, terutama di daerah kantong-kantong mayoritas pemilih seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan kawasan Indonesia Timur.

Riil, sebagai tokoh politik, Presiden Jokowi, meski bukan Ketum parpol, ia juga memiliki jaringan relawan yang luas. Sampai pilpres 2024 ini relawan itu tetap aktif sejak Jokowi menjadi calon presiden sejak 2014.

Bantuan sosial (bansos) menjadi pembahasan hangat, karena Presiden Joko Widodk terus gencar membagikannya jelang Pemilu 2024. Hal ini pun menjadi sorotan publik.

Kendati demikian, Presiden Jokowi masih menegaskan bahwa penyaluran berbagai bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat merupakan salah satu langkah pemerintah dalam memitigasi kenaikan harga pangan yang terjadi di hampir semua negara.

Sementara mereka yang kontra, menyorot kegiatan bagi-bagi bantuan sosial presiden Jokowi disorot, karena terlalu rutin dan memberi kesan Jokowi tak punya pekerjaan lain. Padahal, banyak tugas yang lebih urgen bagi Kepala Negara.

Maklum, saya catat urusan bantuan sosial di saat-saat pemilu sensitif. Capres yang diusung PDIP dan koalisinya, Ganjar Pranowo, berharap Jokowi tulus memberikan bansos. Sebab, bansos, katanya dibutuhkan rakyat.

Ini karena bansos diberikan di saat ini untuk memperkuat daya beli masyarakat kelas bawah. Sebab, harga pangan sedang naik.

 

***

 

Selama jadi presiden dua periode, Jokowi identik dengan blusukan. Presiden presiden sebelumnya tak merambah kesana. Istilah ini dalam bahasa Jawa berarti turun langsung ke lapangan untuk mendengar persoalan yang dihadapi masyarakat.

Gaya blusukannya ini pula yang membuatnya dikenal dan menjadi populer. Dia dianggap sebagai pemimpin “yang merakyat” dan mau mendengar masyarakat.

Masuk akal juga hasil Survei Indikator Publik Nasional. Lembaga ini, akhir tahun 2023 lalu merilis survei tingkat kepuasan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Hasilnya, 76,1% responden mengaku puas.

Saya adalah salah satu rakyat yang mengakui keberhasilan Jokowi, sebagai presiden ke 7. Bagi akal sehat saya, presiden Jokowi, memang Luar biasa! ([email protected])

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…