Jelang Ramadhan, Hampir 50 Ribu Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Ludes Terjual

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Kamis, 29 Feb 2024 20:24 WIB

Jelang Ramadhan, Hampir 50 Ribu Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Ludes Terjual

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Meski lebarang masih 45 hari lagi, yakni pada 10-11 April 2024 mendatang, namun warga sudah jauh-jauh hari membeli tiket mudik lebaran menggunakan jasa transportasi kereta api. Bahkan, tiket mudik lebaran 2024, sudah terjual hampir 50.000 tiket.

Hal ini dibenarkan oleh Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, saat dihubungi Surabaya Pagi, Kamis (29/2/2024). Luqman menegaskan, masyarakat saat ini sudah bisa memesan tiket arus balik lebaran (H+1) sejak Selasa (27/2/2024) pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan pada 7 April 2024 dan seterusnya. Bahkan, layanan tiket mudik Lebaran sudah dibuka sejak 15 Februari 2024 lalu.

Baca Juga: Libur Hari Raya, Harga Suku Cadang Naik 40 Persen dari Harga Normal

Luqman turut menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menginput data identitas penumpang, tanggal keberangkatan, serta jadwal perjalanan kereta api agar menghindari kekeliruan pemesanan dan keberangkatan di kemudian hari.

"Bagi masyarakat yang akan melakukan pemesanan tiket pada masa angkutan lebaran 2024, mohon diperhatikan kembali dan teliti dalam menginput data identitas penumpang, tanggal keberangkatan serta jadwal perjalanan KA, agar tidak ada kekeliruan pemesanan dan keberangkatan nantinya," kata Luqman, kepada Surabaya Pagi, Kamis (29/2/2024).

Diketahui, pada periode arus mudik lebaran 2024, sebanyak 49.706 tiket telah terpesan untuk periode 31 Maret - 11 April 2024, atau H-10 hingga H2 lebaran.

"Untuk stasiun dengan pemberangkatan terbanyak ada di Stasiun Surabaya Gubeng yang akan melayani 16.065 pelanggan. Kemudian diikuti oleh Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 12.163 pelanggan, dan Stasiun Malang dengan 7.080 pelanggan," jelasnya.

 

Tujuan Semarang Hingga Jakarta

Baca Juga: Mudik Lebaran 2024, Fenomena Tilang Elektronik Alami Peningkatan 15,9%

Lanjut Luqman, pemesanan terbanyak terjadi pada tanggal 5 - 8 April dengan 28.413 tiket KA jarak jauh telah dipesan oleh masyarakat.

"Mayoritas pelanggan akan menuju tujuan Semarang, Madiun, Solo, Jember, Banyuwangi, Yogyakarta, Bandung, hingga Jakarta," ungkap Luqman.

Sedangkan untuk KA dengan tiket terbanyak terpesan adalah KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi - Pasarsenen, KA Sritanjung relasi Ketapang - Surabaya Gubeng - Lempuyangan, KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta, KA Tawangalun relasi Malang Kotalama - Ketapang, KA Jayabaya relasi Malang - Pasarsenen, serta KA Sembrani relasi Surabaya Pasarturi - Gambir.

Sementara, terkait dengan tarif tiket, Luqman menyatakan bahwa tarif tetap mengacu pada ketentuan Tarif Batas Bawah (TBB) - Tarif Batas Atas (TBA) untuk kereta api komersial.

Baca Juga: Lansia Terlantar di Bungurasih, Dinsos Jatim Berhasil Pertemukan dengan Keluarga

"Bagi kereta api yang termasuk dalam Public Service Obligation (PSO) atau yang mendapat subsidi, tarifnya akan tetap sesuai dengan penetapan pemerintah," tuturnya.

Kendati demikian, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan mereka dengan baik dan memesan tiket sesuai dengan kebutuhan mereka untuk memastikan pengalaman perjalanan yang optimal.

Pihaknya juga terus berkomitmen melayani para pemudik agar nyaman, aman, dan selamat sampai ke lokasi tujuan.

"KAI berkomitmen untuk melayani pelanggan sebaik mungkin pada masa Angkutan Lebaran melalui perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman," pungkasnya. ain/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU