Pohon Bambu Melimpah, Produsen Tusuk Sate di Jombang Banjir Cuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Proses pembuatan tusuk bambu di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Jombang. SP/ JBG
Ilustrasi. Proses pembuatan tusuk bambu di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Jombang. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melimpahnya potensi sumber daya alam berupa bambu di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Jombang. Banyak warga yang memanfaatkan potensi itu untuk produksi tusuk bambu, mulai tusuk sate, tusuk pentol, tusuk gigi dan lain-lain sesuai permintaan.

Salah satunya dilakukan Ira Nuriawan (32) yang sudah memulai usaha pembuatan tusuk berbahan bambu sejak 2015. Untuk bahan baku pembuatan tusuk, dirinya memilih bambu betung. Selain keberadaanya yang cukup melimpah di Kecamatan Wonosalam, Jombang, bambu jenis ini juga memiliki tekstur yang keras dan tidak mudah patah.

”Kami merintis mulai dari nol. Mulai menggunakan cara tradisional hingga kini beralih dengan mesin pencacah sehingga pekerjaan lebih cepat dan ringan. Kebetulan di Wonosalam sangat melimpah, jadi tidak perlu bingung mencari bahan baku bambu,” beber Ira, Jumat (21/06/2024).

Dalam perkembangannya, produknya banyak diminati konsumen, terlebih menjelang momentum hari raya Idul Adha permintaan barang meningkat. Sehingga agar proses pengerjaannya semakin cepat dengan pesanan yang banyak, Ira pun memutuskan membeli mesin pencacah bambu.

”Sekarang dalam sehari bisa menghabiskan sekitar 10-15 batang bambu,” tambahnya.

Proses pembuatan tusuk dari bambu tidak terlalu sulit. Pertama, batang bambu yang masih utuh, selanjutnya dipotong-potong menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan. Potongan bambu diolah lagi menggunakan mesin khusus sehingga berbentuk lidi yang masih kasar.

Dari bentuk lidi yang masih kasar kemudian diolah lagi dengan mesin sehingga berbentuk lidi yang sudah halus. Lidi-lidi itu dijemur atau dilakukan pengasapan agar mencegah dimakan kutu. Setelahnya lidi-lidi tersebut disortir dan dipoles. 

Selain itu, untuk harganya pun bervariasi tergantung ukuran, hanya untuk Idul Adha bisa naik. Omset per minggunya, sekitar 5 kuintal, dan satu bulannya 2 ton, omset bersih sekitar Rp 4-5 Juta satu bulan. jbg-01/dsy

Berita Terbaru

Lewat Program BSPS 2026, DPR Apresiasi Transparansi dan Perluasan Penerima Hingga 400 Ribu Unit Nasional

Lewat Program BSPS 2026, DPR Apresiasi Transparansi dan Perluasan Penerima Hingga 400 Ribu Unit Nasional

Senin, 27 Jul 2026 18:55 WIB

Senin, 27 Jul 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di kawasan Wonosari, Surabaya, menunjukkan progres signifikan. Sebanyak tiga rumah w…

Kendaraan Listrik Masuk Sektor Transportasi Premium, Jawab Kebutuhan Mobilitas Kota Besar

Kendaraan Listrik Masuk Sektor Transportasi Premium, Jawab Kebutuhan Mobilitas Kota Besar

Senin, 27 Jul 2026 18:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 18:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Tingginya aktivitas bisnis dan perdagangan di Surabaya mendorong kebutuhan layanan transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga m…

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pagi-Usai diterpa krisis jabatan setingkat kepala dinas pasca OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun A…

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

SURABAYA, Surabaya Pagi-Nama politikus yang juga mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2019 Ipong Muchlison, terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi…

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Lumpia Ngaglik, Surabaya, yang belakangan viral di m…