Komisi B DPRD Jatim Dorong Pemerintah Daerah Perketat Pengawasan Hutan

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisi B DPRD Jatim saat rapat dengan Cabang Dinas Kehutanan Jatim di Mojokerto, 24/7/2024.
Komisi B DPRD Jatim saat rapat dengan Cabang Dinas Kehutanan Jatim di Mojokerto, 24/7/2024.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Kerusakan Hutan di Jawa Timur mulai tak terkendali. Berdasarkan temuan DPRD Jawa Timur, kerusakan hutan ini akibat kebakaran serta pembalakan secara liar yang memicu bencana banjir hingga potensi kerusakan lingkungan

Anggota Komisi B DPRD Jatim Hidayat Maseaji mengatakan di wilayah selatan seperti Mojokerto, mengalami kerusakan parah akibat penebangan liar yang semakin tidak terkendali. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius akan dampak negatifnya terhadap lingkungan, termasuk bencana banjir hebat. 

"Faktanya di salah satu daerah dapil saya, wilayah dapil Mojokerto terutama di selatan, hutan gundul akibat terjadi penebangan liar. Ini bahanya bisa mengakibatkan banjir hebat," ungkap Hidayat, Kamis (25/7/2024).

Komisi B langsung menggelar rapat dengan Dinas Kehutanan Jawa Timur melalui Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Nganjuk yang cakupan wilayahnya meliputi Nganjuk, Mojokerto dan Jombang.  Hidayat mendesak pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan demi mencegah kerusakan lingkungan dan bencana alam. Ia menekankan pentingnya langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah yang ada. Salah satunya, mendorong pemerintah untuk menggiatkan penanaman kembali di area yang gundul, seperti pohon beringin. "Penanaman pohon beringin ini penting karena bisa menjadi pengamanan sumber air," jelasnya.

Politisi Partai Gerindra tersebeut turut menyoroti pentingnya pengawasan terhadap masyarakat yang diberi hak kelola Perhutanan Sosial (PS). Ia menegaskan bahwa meskipun masyarakat diberi hak kelola, mereka tetap harus diawasi untuk memastikan tidak terjadi perusakan lingkungan.  "Karena ketika diberi wilayah tidak bisa dikontrol, maka harus tetap diawasi. Kita harus tetap menjaga lingkungan agar tidak terjadi banjir di daerah masing-masing," tegasnya.

Selain itu, Hidayat juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan hutan. "Kita semua harus sadar bahwa hutan adalah aset berharga yang harus kita jaga bersama. Kerusakan hutan akan berdampak buruk pada kita semua, termasuk bencana alam seperti banjir," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Mojokerto, Jombang dan Nganjuk, Wardoyo, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelestarian hutan, termasuk reboisasi dan pendampingan kepada masyarakat. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa hasil dari penanaman pohon yang dilakukan setiap tahun belum terlihat secara signifikan.

Wardoyo membeberkan, kawasan hutan di lingkup instansinya meliputi hutan produksi seluas 76.765 Ha, hutan lindung 13.465 Ha, dan kawasan konservasi 14.277 Ha.  Tak hanya itu saja,  CDK wilayah Nganjuk memiliki Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus - Perhutanan Sosial (KHDPK-PS). yang terbagi dalam tiga daerah. Diantaranya Jombang seluas 5.150 Ha, Nganjuk 9.673 Ha, dan Mojokerto 2.582 Ha. Selain itu, CDK Wilayah Nganjuk juga berupaya memberikan bantuan bibit kayu dan tanaman buah kepada masyarakat. Menurut Wardoyo, penanaman tanaman buah memiliki keuntungan tambahan karena masyarakat cenderung tidak akan menebang pohon tersebut, melainkan memanfaatkan hasil buahnya.

"Kita telah melakukan sosialisasi ke Kabupaten Mojokerto ke 39 desa dari 41 desa. Selain itu, kita upayakan beri bantuan bibit, kayu, dan tanaman buah. Kalau tanaman buah tidak dipotong kayunya tapi diambil manfaatnya," pungkasnya. rko

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…