Pengamen Penganiaya Satpol PP Surabaya Dibekuk, Sisanya Diburu

Satu pelaku pengeroyokan terhadap anggota Satpol PP yang berhasil diamankan polisi.

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasus pengeroyokan terhadap anggota Satpol PP Kota Surabaya yang terjadi pada Sabtu (2/1) lalu masih diselidiki kepolisian.

Satu pelaku pengeroyokan berhasil diamankan Satreskrim Polsek Bubutan di traffic light Demak, Surabaya tak lama setelah aksi pengeroyokan itu terjadi.

"Sudah, satu orang (pelaku). Di video yang membawa pisau. Ditangkap Sabtu (2/1) sekitar pukul 18.00 WIB," kata , SeninKapolsek Bubutan AKP Bambang Prakoso (4/1).

Pelaku diketahui bernama Aldi Prayogi (20). Ia kesehariannya berprofesi sebagai pengamen di traffic light (TL) Demak, Bubutan. Dari catatan kepolisian pelaku merupakan residivis pada 2018 silam.

"Pelaku seorang residivis kasus pencurian. Baru keluar 2018 lalu," pungkas Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Olloan.

AKP Olloan menyebut, pelaku ditangkap di kostnya di Jalan rembang Selatan Surabaya.

Kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pengeroyokan lainnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, seorang anggota Satpol PP kota Surabaya bernama Sandy Prasetyo dikeroyok gerombolan pemuda di traffic light Dupak Surabaya pada Sabtu (2/1) sore skitar pukul 15.30 WIB.

Sebelum kejadian, Sandy melihat gerombolan pemuda yang membawa senjata tajam dan balok di jalan Dupak Surabaya. Sandy lalu menegur gerombolan pemuda itu yang diketahui hendak melakukan tawuran.

Tak terima ditegur, gerombolan pemuda itu lalu berbalik menyerang Sandy secara membabi buta.

Melihat itu, warga dibantu Satpol PP dan limas disekitar lokasi langsung membantu Sandy dan berhasil membuat pemuda itu berlarian.

Pasca pengeroyokan, Sandy langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Bubutan.